LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Erdogan raih suara mayoritas dalam Pemilu Turki

Salah seorang pendukung Erdogan, bersyukur atas kemenangan ini. "Saya bersyukur kepada Tuhan karena menunjukkan kepada kita hari yang indah ini," ujar Ahmet Dindarol.

2018-06-25 09:49:17
Recep Tayyip Erdogan
Advertisement

Presiden patahana Turki, Recep Tayyip Erdogan memenangkan pemilihan presiden yang diselenggarakan pada Minggu, 24 Juni. "Demokrasi telah menang dan Turki adalah contoh untuk dunia," ujarnya di hadapan ribuan pendukungnya di Ankara, yang merayakan kemenangan ini.

Sebelumnya pada Minggu malam, dewan pemilihan negara mengatakan dari hasil penghitungan surat suara, Erdogan menang dengan 97,7 persen suara. Bahkan sebelum deklarasi ini, Erdogan sepertinya yakin akan hasilnya.

"Rakyat telah memberi kami kepercayaan untuk mengemban tugas sebagai presiden dan eksekutif," kata Erdogan pada Minggu malam, bahkan saat surat suara masih dihitung, dikutip dati Guardian, Senin, (25/6).

Advertisement

Belum ada komentar dari partai opisi, setelah klaim kemenangan Erdogan. Sebelumnya mereka mengatakan akan ada putaran kedua, karena suara Erdogan akan jatuh. Kemudian mengatakan akan melanjutkan perjuangan demokrasinya apa pun hasilnya.

Pemilihan Presiden Turki diikuti oleh enam calon, Presiden. Salah satu rival terdekatnya Erdogan Muharrem Ince, yang didukung Partai Rakyat Republik (CHP) mendapatkan 30,8 persen suara, dikutip dari Anadolu.

Salah seorang pendukung Erdogan, bersyukur atas kemenangan ini. "Saya bersyukur kepada Tuhan karena menunjukkan kepada kita hari yang indah ini," ujar Ahmet Dindarol (35) kepada Al Jazeera, saat dia bergabung dalam perayaan kemenangan di depan markas partai AK di Istanbul.

Advertisement

"Kami memilih Recep Tayyip Erdogan sebagai presiden eksekutif pertama Turki. Kami berdoa sangat banyak untuknya," tambahnya.

"Segala sesuatunya akan menjadi lebih baik mulai sekarang. Akan ada lebih sedikit birokrasi dan lebih banyak investasi," katanya.

Lebih dari 56 juta rakyat Turki yang memiliki hak suara berbondong-bondong ke bilik suara untuk memilih presiden sekaligus anggota parlemen. Pesta demokrasi ini untuk pertama kalinya digelar sejak Turki mengubah sistem pemerintahan dari sistem parlementer ke presidensial hasil referendum tahun lalu.

Baca juga:
Turki, Rusia dan Iran lakukan pembicaraan konstitusi Suriah di Jenewa
Militer Turki-AS mulai berpatroli di wilayah Manbij Suriah
Politisi pro Kurdi muncul di TV jelang pemilu Turki
Erdogan: Turki akan cabut status darurat setelah pemilu
Apakah sekularisme Turki terancam?
Mengunjungi resor wisata ramah muslim di Turki

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.