LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Erdogan: Negara Barat mendukung kudeta gagal

Presiden Turki itu ngambek karena tak pernah dikunjungi ataupun dibela sekutu-sekutunya setelah kudeta

2016-08-03 09:47:46
Kudeta Militer Turki
Advertisement

Presiden Turki, Reccep Tayyip Erdogan, mengkritik negara-negara Barat yang tak menunjukkan solidaritas pada Ankara selepas terjadi kudeta militer gagal 15 Juli lalu. Dia menuding itu menandakan pemimpin Barat, baik di Eropa maupun Amerika, sebetulnya mendukung agenda kudeta.

"Negara Barat mendukung terorisme serta berpihak pada kudeta," ujarnya saat berpidato di tengah Forum Investor asing, Selasa (2/8) malam waktu setempat, seperti dilansir Aljazeera.

Erdogan membandingkan Prancis dan Belgia yang didatangi banyak pemimpin Uni Eropa beberapa hari selepas terjadi insiden serangan teroris. Sedangkan Ankara sama sekali tidak mendapat kunjungan serupa dari negara-negara sekutu. "Negara-negara itu padahal selama ini kami anggap teman," kata Erdogan.

Advertisement

Forum bisnis kemarin malam benar-benar jadi ajang 'curhat' Erdogan mengecam standar ganda negara Barat. Pemimpin Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) ini terutama sangat kecewa pada Amerika Serikat yang tidak kunjung menjawab permintaan ekstradisi Fethullah Gulen. Ulama itu dituding dalang kudeta militer, sekarang tinggal di Pennsylvania, AS. Washington menjawab surat Turki agar memberi rangkaian bukti-bukti bahwa Gulen terlibat.

"Padahal kalau AS minta tahanan teroris yang mereka incar diekstradisi Turki tidak pernah mempertanyakan apa bukti yang mereka punya," kata Erdogan.

Akibat kudeta tempo hari, 270 orang tewas, sementara 70 ribu orang mulai dari tentara hingga pegawai negeri sipil dicopot dari jabatannya karena dianggap berpihak pada upaya makar. Pengejaran terhadap para pelaku belum berakhir. Pemerintah Turki mengatakan setidaknya sembilan jenderal masih buron, sedangkan 311 tentara yang terlibat aktif mengepung Ankara dan Istambul juga belum tertangkap. Turki berada dalam status darurat sipil hingga September mendatang.

Advertisement

Baca juga:
Terungkap, Uni Emirat Arab danai kudeta Turki
Gulen sebut kudeta gagal di Turki mirip film Hollywood
Tegasnya pemerintah RI tolak intervensi Turki soal sekolah
Menguat dugaan pejabat AS berperan dalam kudeta militer Turki
Fethullah Gulen siap digantung jika terbukti dalangi kudeta Turki
Mendikbud akan klarifikasi tujuan Turki minta 9 sekolah ditutup
9 Sekolah di Indonesia sebut tudingan Kedubes Turki fitnah keji
Makin otoriter, Erdogan tutup 131 media usai kudeta Turki

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.