Erdogan Larang Acara Sahur dan Buka Bersama di Bulan Ramadan
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin mengumumkan akan memperketat pembatasan di bulan suci Ramadan untuk mencegah penularan Covid-19.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kemarin mengumumkan akan memperketat pembatasan di bulan suci Ramadan untuk mencegah penularan Covid-19.
Di bulan Ramadan acara sahur dan buka bersama akan dilarang di seantero Turki.
Laman Al Arabiya melaporkan, Selasa (30/3), bulan suci Ramadan akan dimulai pada pertengah April dan ini menjadi tahun kedua Ramadan di tengah pandemi.
Pada bulan Ramadan tahun lalu 1,8 miliar muslim di seluruh dunia harus menjalani Ramadan dengan meninggalkan tradisi yang biasa dilakukan, seperti salat tarawih berjemaah di masjid.
Restoran dan kafe juga akan dilarang menerima kunjungan tamu dan hanya dibolehkan pembeli yang membawa pulang pesanannya, kata Erdogan seperti dikutip media pemerintah Anadolu.
Pembatasan penuh di akhir pekan juga akan berlakukan di bulan Ramadan di berbagai kota yang tingkat risiko penularan Covid-19 cukup tinggi dan jam malam juga akan diberlakukan mulau pukul 21.00 hingga 05.00 di seluruh negeri.
Erdogan juga enuturkan ada 58 provinsi yang risiko penularannya tinggi dan itu berarti mencakup 80 persen populasi.
Baca juga:
Pengawal Erdogan Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Mengejutkan
Gadis Turki Dilamar Pemuda RI Pernah Ziarah Kubur Tentara Turki di Aceh,Ini Potretnya
Penulis Harun Yahya Divonis 1.075 Tahun Penjara karena Kejahatan Seksual
Turki Sebut Hasil Uji Coba Vaksin Sinovac China 91,25 Persen Efektif
Ledakan Ventilator RS di Turki Tewaskan Sembilan Pasien Covid-19
Sempat Kosong Dua Tahun, Turki Kembali Tunjuk Dubes untuk Israel