Empat WNI gabung kelompok pemberontak muslim Filipina
Pasukan militer Filipina dua pekan lalu menyerang markas pemberontak BIFF.
Juru bicara militer Filipina hari ini mengatakan, pasukan tentara mereka dua pekan lalu menyerbu lokasi markas pemberontak muslim Pejuang Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF) pecahan dari pemberontak Barisan Pembebasan Islam Moro (MILF).
Pasukan militer menggempur wilayah di sebelah selatan Pulau Mindanao itu, tempat 44 polisi Filipina tewas Januari lalu, seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (2/3).
Mayor Jenderal Edmundo Pangilinan mengatakan mereka tengah memburu Abdul Basit Usman, sosok yang diyakini punya hubungan dengan Jamaah Islamiyah dan Abu Sayyaf.
"Basit Usman diyakini masih ada di lokasi itu. Kami yakin BIFF melindungi dia. Kami masih berusaha memburunya," kata dia kepada kantor berita AFP.
Pangilinan juga menyebutkan ada empat warga negara Indonesia dan seorang Arab yang diduga bergabung dengan Usman dan BIFF.
Pada 25 Januari lalu pasukan polisi Filipina menyelinap ke wilayah pemberontak buat membekuk Marwan, sosok pembuat bom yang punya hubungan dengan kelompok Al Qaidah. Amerika Serikat menghargai kepala Marwan senilai USD 5 juta.
"Tentara kami menguasai sebuah kamp musuh," kata juru bicara militer Kolonel Restituto Padilla dalam jumpa pers di Manila. "Mereka menemukan banyak bahan pembuat bom. PAra pemberontak itu kocar kacir kabur, mereka terpecah dalam kelompok-kelompok kecil."
Padilla mengatakan pasukannya juga mendeteksi ada lima warga asing di wilayah pemberontak itu, empat WNI dan satu Arab.
"Kami menerima laporan ada lima militan asing. Mereka anggota Al Qaidah dan mengajarkan pemberontak itu teknik membuat bom," kata Padilla. "Mereka bersama BIFF."
Baca juga:
5 Negara ini tidak ribut warganya dihukum mati karena narkoba di RI
Walau 44 polisi tewas, Filipina klaim sukses bunuh otak Bom Bali
Pemberontak Moro bunuh 43 polisi Filipina
Enyahkan warga miskin saat Paus datang, pemerintah Filipina dikecam
Bocah Filipina tanya keberadaan Tuhan, Paus Fransiskus kebingungan
Di Filipina kata cerai sangat haram untuk diucapkan
Survei sebut warga Filipina nomor satu paling doyan nonton porno