Empat WNI dibebaskan Abu Sayyaf, Kemlu langsung kontak keluarga
Empat WNI itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.
Kementerian Luar Negeri Indonesia langsung menghubungi keluarga korban begitu empat warga negara Indonesia yang ditawan sejak 15 April dibebaskan.
"Tadi kita (Kemlu) sudah melakukan komunikasi dengan keluarga, sudah memberitahu keluarga (mereka) sudah bebas, sehingga keluarga merasa tenang," kata Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (11/5).
Retno menuturkan, para korban yang saat ini masih bersama pemerintah Filipina, dalam kondisi baik. Mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu juga mengatakan empat WNI kini sedang menjalani pemeriksaan kesehatan.
Presiden Joko Widodo sore tadi mengumumkan empat WNI telah dibebaskan dari penyanderaan kelompok Abu Sayyaf, pimpinan Alan Bagade. Empat WNI yang merupakan anak buah kapal Henry ini, dari informasi yang beredar, dibebaskan dengan bantuan dari Nur Misuari, petinggi Barisan Pembebasan Nasional Moro (MNLF).
Pada 15 April lalu empat WNI yang merupakan anak buah kapal Henry dan Christy disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Kapal mereka diserang pada dini hari di perairan Sempornah, Sabah, Malaysia.
Saat penyerangan, lima WNI yang ada di kapal selamat, sementara seorang lainnya terkena luka tembak.
Baca juga:
Sisa empat WNI diculik Abu Sayyaf telah bebas
Nur Misuari turut bantu bebaskan 4 WNI disekap Abu Sayyaf
Nilai tebusan empat sandera Abu Sayyaf disebut mencapai Rp 28,6 M
Anaknya dibebaskan Abu Sayyaf, Ibu Kapten Ariyanto menangis gembira
Ini empat nama 4 ABK WNI yang baru dibebaskan kelompok Abu Sayyaf