LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Empat orang ini protes sampai nekat bakar diri

Mereka melakukan aksi bakar diri untuk mencari kebenaran sesuai pemahaman mereka.

2015-05-04 08:38:00
bakar diri
Advertisement

Saat peringatan hari buruh yang jatuh pada 1 Mei lalu di Gelora Bung Karno (GBK), para buruh dihebohkan dengan kematian Sebastian Manuputi (32). Dia rela mati dengan cara membakar diri lalu terjun dari atap stadion GBK.

Sebastian nekat melakukan aksi tersebut lantaran meminta hak yang layak untuk para buruh.

Kala itu di stadion GBK, para buruh dihibur oleh artis Ibu Kota. Ketika musisi Ahmad Dhani tampil, dia melakukan aksinya dengan mengenakan jubah, membakar dirinya, dan menjatuhkan diri.

Tubuh buruh yang bekerja di perusahaan minuman ringan di Bekasi itu mengenai besi-besi panggung dan kemudian tewas dengan beberapa bagian tubuh tercecer.

Sebastian diduga bakar diri pakai bensin motornya sendiri.

Akibatnya, perayaan May Day yang semula direncanakan berlangsung hingga malam terpaksa dihentikan.

Rupanya aksi nekat para pendemo berujung bakar diri tidak hanya terjadi di Indonesia. Di beberapa negara sempat terjadi hal serupa.

Berikut empat orang yang protes hingga bakar diri di berbagai penjuru dunia dilansir dari situs oddee.com:

Protes Biksu lantaran Dalai Lama diasingkan

Seorang biksu dari Tibet melakukan protes di daerah sebelah barat China. Dia protes lantaran hukum di China dan meminta untuk pemanggilan kembali Dalai Lama dari tempat pengasingannya.

Biksu yang bernama Yeshi Khando ini masih berusia 40 tahun. Dia berasal dari Nganggang Nunnery. Dia percaya jika dirinya akan mati dalam kukungan api, namun sayangnya dia diselamatkan oleh petugas kepolisian yang menyemprotkan semprotan pemadam kebakaran.

Para demonstran protes dan frustasi akan pemerintahan di China pada 2009.

Advertisement

Pastor bakar diri buat lawan rasisme

Charles Moore (79) membakar dirinya sebagai bentuk protes melawan diskriminasi ras di Texas, Negara bagian Amerika Serikat. Aksinya tersebut dilakukan pada 2014 silam di parkiran tempat belanja di sana.

Dia berharap kematiannya dapat membuat orang-orang yang masih rasis sadar jika perbuatan mereka tidak benar.

Pastor Moore ternyata pernah melakukan protes juga di tahun 90an untuk melawan diskriminasi homoseksual.

Advertisement

Wanita Afghanistan protes hukum Islam yang terlalu ketat

Parigul (22) merupakan seorang ibu beranak satu yang nekat bakar diri untuk protes hukum Islam yang terlalu ketat di Afghanistan. Dia mencoba membunuh dirinya pada 2004 ketika anaknya masih berusia tiga tahun.

Parigul diketahui melakukan aksi nekat itu untuk memprotes hukum Islam yang terlalu ketat di negaranya sehingga membuat wanita tidak bisa bergerak bebas.

Di Afghanistan sendiri, melawan hukum pernikahan, kekerasan rumah tangga, dan keterbelakangan pendidikan pada wanita merupakan beberapa alasan yang tepat untuk melakukan aksi bunuh diri sebagai bentuk protes.

Pria Jepang bakar diri gara-gara jabatannya digeser

Pada November 2004 di Jepang, seorang pria ditemukan tengah melakukan aksi bakar diri di Taman Hibiya Tokyo, taman tersebut dekat dengan gedung parlemen dan kantor pemerintahan Jepang.

Setelah diusut, pria ini rupanya melakukan aksi protes lantaran adanya pergeseran kepemimpinan di militer Jepang.

Sebelum melakukan aksi protes berbahaya itu, dia membuat nota protes dan video yang ditujukan untuk Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe. Ketika ditemukan, tubuhnya sudah habis terbakar dan nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.