Emas Senilai Lebih dari Rp 200 Miliar Digondol Maling di Bandara Kanada
Menurut keterangan Inspektur Polisi Daerah, Peel Stephen Duivesteyn, dalam konferensi pers pada Kamis (20/04), kargo tersebut dilaporkan hilang setelah tiba dengan pesawat pada Senin malam.
Polisi Kanada sedang menyelidiki pencurian kargo emas dan barang berharga lainnya senilai USD 14,84 juta atau sekitar Rp 222,2 miliar rupiah
Emas tersebut dicuri dari fasilitas penampungan di Bandara Internasional Toronto Pearson.
Menurut keterangan Inspektur Polisi Daerah, Peel Stephen Duivesteyn, dalam konferensi pers pada Kamis (20/04), kargo tersebut dilaporkan hilang setelah tiba dengan pesawat pada Senin malam.
Duivesteyn mengatakan setelah pesawat mendarat, kargo diturunkan dan dibawa ke fasilitas penyimpanan, sesuai dengan prosedur normal. Namun menghilang beberapa saat kemudian.
“Setelah kedatangannya, kargo bernilai tinggi ini dipindahkan dengan cara ilegal dari fasilitas penampungan,” kata Duivesteyn.
Greater Toronto Airports Authority (GTAA) menambahkan pencuri mengakses kawasan gudang publik yang disewakan kepada pihak ketiga, di luar garis keamanan utama GTAA.
"Pencurian tidak melibatkan akses ke Toronto Pearson sendiri dan tidak menimbulkan ancaman bagi penumpang atau staf GTAA", kata GTAA dalam sebuah pernyataan Kamis malam.
Kargo tersebut dilaporkan hilang beberapa saat kemudian.
Duivesteyn tidak mengatakan dari mana pesawat yang membawa kargo itu berasal, atau tujuan akhirnya.
Reporter magang: Yobel Nathania
(mdk/pan)