Ejek logat China di Twitter, presiden Argentina dikecam
Dia mengganti kata berhuruf R dengan huruf L.
Presiden Argentina Cristina Kirchner dikecam publik lantaran dia menulis kicauan bernada rasis dan mengolok-olok logat China di media sosial Twitter ketika dia mengunjungi Negeri Tirai Bambu itu.
Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (5/2), dalam cuitannya Kirchner yang mengunjungi Cina buat mempererat hubungan itu mengganti kata berhuruf R dengan huruf L. Maksudnya mengejek logat orang-orang China. Kirchner mengunjungi China kemarin.
Kicauan Kirchner itu menyebut soal hadirnya seribu orang dalam acara pertemuan buat membahas soal 'nasi dan minyak'.
Lebih parah lagi, di cuitan berikutnya presiden perempuan itu mengucapkan kata 'maaf, situasi konyol dan absurd itu harusnya disikapi dengan humor'
Meski nada kicauannya menyinggung, Kirchner dan Presiden China Xi Jinping menandatangani 15 perjanjian kesepakatan, seperti visa wisata, teknologi informasi, media, energi, teknologi antariksa, dan keuangan.
Baca juga:
Pria China ditelanjangi karena tak setor semua gajinya ke istri
Modal kantor mentereng, bank abal-abal China 'tilep' dana 4 milyar
Jelang Tahun Kambing, warga China mulai bondong-bondong mudik Imlek
Putus urat malu, turis China jemur kutang dan sepatu di bandara
Ini lima geng paling berbahaya di Asia
Jokowi sambut hangat kedatangan utusan pemerintah Tiongkok di Istana
Aktor China ini terobsesi jadi Mao Zedong