LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Duterte mau tempatkan pasukan & bangun benteng di Laut China Selatan

Duterte mau tempatkan pasukan & bangun benteng di Laut China Selatan. Meski memilih bekerja sama dengan China, bukan berarti membuat Presiden Rodrigo Duterte diam saja begitu wilayah negaranya diganggu. Dia mulai memerintahkan personel militernya untuk mengambil alih seluruh kepulauan yang diklaim Filipina.

2017-04-07 07:17:00
Rodrigo Duterte
Advertisement

Meski memilih bekerja sama dengan China, bukan berarti membuat Presiden Rodrigo Duterte diam saja begitu wilayah negaranya diganggu. Dia mulai memerintahkan personel militernya untuk mengambil alih seluruh kepulauan yang diklaim Filipina di Laut China Selatan.

"Kami mencoba menjadi kawan bagi siapapun tetapi kami harus memperkuat wilayah kami sekarang, setidaknya area di bawah kontrol kami. Dan saya sudah memerintahkan angkatan bersenjata mengambil alih semua," ujarnya saat mengunjungi kamp militer di Pulau Palawan, Filipina.

Duterte menyebutkan, dia akan menaikkan bendera Filipina di Pulau Pagasa, dikenal pula sebagai Pulau Thitu , saat hari kemerdekaan pada 12 Juni. Thitu berada di lingkar Kepulauan Spratly, yang juga diklaim China, Taiwan, Brunei dan Vietnam.

Filipina merupakan negara yang satu-satunya berjuang keras untuk membuktikan kedaulatan mereka atas kepulauan tersebut di Laut China Selatan. Bahkan, pendahulu Durtete, Benigno Aquino, negaranya berhasil memenangi pengadilan internasional di mana menyebutkan China tidak memiliki dasar legal untuk mengklaim wilayah itu.

Sejak terpilih, pemerintahan Duterte lebih bersahabat dengan Beijing dan menarik diri dari persengketaan atas wilayah itu. Dalam kunjungannya ke ibu kota China itu, Diterte bahkan sempat menjelek-jelekkan AS yang dulu merupakan sekutu dekat.

"Amerika sudah kalah sekarang. Saya akan menyesuaikannya dengan ideologi anda."

Dalam kunjungan itu, Beijing sepakat untuk mengizinkan kapal nelayan Filipina memasuki wilayah yang dikontrol China.

Akan tetapi, tindakan yang dilakukannya kini berbanding terbalik dengan kebijakan Duterte sebelumnya, menunjukkan keinginan untuk mengejar ketertinggalan militerisasi Beijing telah mengambil alih wilayah tersebut.

"Tanah (pulau) kosong itu diperuntukkan bagi kita, ayo tinggal di sana. Ini seperti kita semua berkompetisi untuk mengambil pulau-pulau itu. Dan apa yang kita miliki akhirnya, ayo ambil itu dan bangun titik terkuat bahwa di sana memang punya kita."

Bahkan, dia berangan-angan Filipina harus membangun benteng di wilayah tersebut.

"(Kita) harus bangun bunker atau rumah di sana dan membuat ketentuan untuk tempat tinggal."

Belum diketahui sikap China mendapati perubahan Duterte tersebut.

Baca juga:
Kala Beijing rayu ASEAN soal Laut China Selatan
Ketika China ketar-ketir dapati kapal perang Jepang masuk ke LCS
China perkuat jangkauan militer di Laut China Selatan
Pamer kekuatan, Jepang kirim kapal perang raksasa ke LCS
Datang ke KTT IORA, China tak akan bahas masalah Laut China Selatan

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.