LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Duterte ancam bakal makan hati teroris seperti kanibal

Presiden Filipina Rodrigo Duterte melontarkan kata-kata mencengangkan tentang para teroris. Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan akan memakan hati para teroris seperti karakter Hannibal Lecter dalam novel "The Silence of the Lambs". Duterte berkata akan makan hati para teroris dengan garam dan cuka.

2017-04-25 11:07:29
Rodrigo Duterte
Advertisement

Presiden Filipina Rodrigo Duterte dikenal dengan kebiasaannya melontarkan kata-kata memicu kontroversi. Selain menyatakan kebencian terhadap pecandu narkoba, kali ini Duterte juga melontarkan kata-kata mencengangkan tentang para teroris.

Dalam sebuah pernyataan, dia mengatakan akan memakan hati para teroris seperti karakter Hannibal Lecter dalam novel "The Silence of the Lambs".

"Saya bisa memakan Anda (teroris). Sebut saja saya gila tapi beri saya garam, cuka, lalu saya akan makan hati teroris dengan itu," kata Duterte seperti dilansir dari laman CNN, Selasa (25/4).

Advertisement

Ungkapan Duterte persis dengan apa yang dikatakan oleh Lecter, seorang kanibal yang memakan hati pencatat sensus dengan kacang fava dan wine Chianti kesukaannya.

Sebelumnya, pada upacara pembukaan Palarong Pambansa do San Jose Buenavista, provinsi Antique Duterte sempat mengangkat pembicaraan soal teroris dalam sambutannya.

"Mereka adalah binatang. Jika Anda ingin saya menjadi binatang, saya bisa. Saya bisa menjadi hal yang sama, saya bahkan bisa menghabisinya. Lima puluh kali lebih banyak dari yang Anda bisa," ujarnya.

Advertisement

Duterte memang tidak pernah main-main dengan perkataannya. Sebelum menjabat sebagai presiden, Duterte telah bersumpah akan memerangi narkoba di negaranya habis-habisan.

Setelah mengambil alih kekuasaan tahun lalu, setidaknya ribuan orang mati di tangannya atas nama narkoba. Para pecandu dan pengedar narkoba mati ditembak tanpa diadili dan dibela haknya. Kebijakan itu menuai kecaman dari berbagai kalangan di seluruh dunia. Namun Duterte tetap menjalankan perintahnya tanpa memedulikan protes yang ditujukan kepadanya.

Baca juga:
Duterte: Jika bodoh Trump tidak jadi miliarder, tak seperti saya
Duterte mau tempatkan pasukan & bangun benteng di Laut China Selatan
Ditegur China, Duterte batal kibarkan bendera Filipina di LCS
Duterte pecat menteri dalam negeri Filipina karena terlibat korupsi
Jokowi bakal temui Duterte, kerja sama berantas narkoba & ekonomi

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.