LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Duterte acungkan jari tengah kepada Uni Eropa

Duterte acungkan jari tengah kepada Uni Eropa. Presiden Filipina itu kembali membuat kontroversi dengan mengecam lembaga Uni Eropa. Tindakan brutalnya kepada para pelaku kriminal di Filipina mendapat kritikan keras dari Uni Eropa.

2016-09-21 17:07:18
Rodrigo Duterte
Advertisement

Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali membuat sensasi. Kali ini Uni Eropa jadi sasarannya.

Akibat kerap kritis akan tindakan 'pembunuhan massal' terhadap kriminil di negerinya, Uni Eropa malah mendapat hadiah 'jari tengah' dari sang mantan wali kota Davao ini.

"Saya bilang pada mereka persetan. Kalian melakukan ini untuk menebus dosa-dosa kalian," katanya di kampung halamannya di Davao kemarin malam, seperti dilansir dari laman france24, Rabu (21/9).

Ini bukan reaksi pertama Duterte kala petinggi dunia menyinggung kebijakannya untuk memberangus kejahatan di Filipina. Belum lama ini, Presiden Obama mendapat perkataan kasar serupa.

Pria 71 tahun ini sempat menyebut Presiden Obama 'brengsek' sebelum KTT ASEAN yang baru lalu. Sontak perkataan tersebut membuat hubungan dua presiden ini retak. Diharuskan bertemu dalam KTT ASEAN-Amerika Serikat, Obama memilih membatalkan pertemuan khususnya dengan Duterte karena hal tersebut.

Menyikapi kejahatan di negerinya, Duterte bersumpah akan terus bertindak keras dengan caranya. Tidak peduli kecaman publik dunia, Duterte terus akan menjadi 'Punisher' hingga enam bulan ke depan.

Sejak menjabat kursi presiden Juni lalu, sudah lebih dari 3.000 orang pelaku kriminal tewas dibunuh aparat keamanan atas perintah Duterte.

Baca juga:
Duterte pernah tembak mati pejabat kehakiman dengan senapan Uzi
Sadisnya Duterte main hakim sendiri hadapi penjahat di Filipina
Duterte pernah perintahkan serang masjid di Filipina
Sederet bukti Duterte makin berani kepada Amerika Serikat
Cerita pengakuan pembunuh bayaran Duterte habisi pelaku kriminal

Advertisement
(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.