LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Dua warga Vietnam disandera Abu Sayyaf dipancung

Mereka adalah awak kapal kargo Vietnam MV Royal 16 disandera kelompok Abu Sayyaf sejak November tahun lalu.

2017-07-05 15:11:36
Teroris Abu Sayyaf
Advertisement

Dua orang warga negara Vietnam yang disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan kepala terpenggal di provinsi Basilan, Pulau Mindanao, Filipina Selatan, pagi tadi waktu setempat. Kabar tersebut diungkapkan oleh pejabat pertahanan setempat.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa aksi pemenggalan yang dilakukan menunjukkan bahwa kemampuan kelompok ekstremis ini sudah terdegrasi karena operasi militer yang secara intensif dilakukan beberapa wilayah di provinsi Mindanao.

"Mayat Hoang Trung Thong dan Hoang Va Hai yang dipenggal ditemukan oleh penduduk desa," kata Komandan Satuan Tugas Gabungan Basilan, Kolonel Juvymax Uy, seperti dilansir dari laman Asia Correspondent, Rabu (5/7).

"Kedua jenazah ditemukan pukul 5.40 di desa Tumahubong di Sumisip, Basilan, sebuah benteng tempat persembunyian kelompok Abu Sayyaf," tambahnya.

Uy menjelaskan korban yang dipenggal itu termasuk dari enam awak kapal kargo Vietnam MV Royal 16 yang disandera oleh kelompok Abu Sayyaf pada November lalu di perairan Basilan.

"Kedua jenazah akan menjalani pemeriksaan otopsi yang dikoordinasi oleh Vietnam dan pihak berwenang Filipina," jelasnya.

Sementara itu, komandan Pasukan Komando Mindanao Filipina Barat (Westmincom), Letnan Jenderal Carlito Galvez, mengutuk insiden tersebut dan mengatakan bahwa tindakan kelompok tersebut tidak mencerminkan ajaran agama Islam.

"Kami berduka dan mengutuk tindakan barbar (pemenggalan) terhadap korban penculikan di provinsi Basilan. Selama berbulan-bulan berbagai sektor di masyarakat, termasuk Angkatan Bersenjata Filipina dan Kepolisian Nasional Filipina (PNP) telah melakukan segala upaya untuk menyelamatkan korban penculikan yang masih berada di tangan mereka," ujarnya.

Hingga sekarang, masih ada tiga awak kapal Vietnam yang disandera Abu Sayyaf. Bulan lalu tentara berhasil membebaskan salah satu awak kapal bernama Hoang Vo (28 tahun) di Kota Sumisip.

Baca juga:
Duka warga Marawi hidup terlantar akibat perang
Aksi tentara Filipina berburu militan Maute
Teror tiga saudara dan kucuran duit narkoba
Ramadan mencekam di Marawi

(mdk/ary)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.