Dua warga Inggris terkena racun saraf Novichok mirip Skripal
"Saya telah menerima hasil tes dari Porton Down (Pusat Penelitian Militer) yang menunjukkan bahwa dua orang telah terpapar dengan racun saraf Novichok," kata Petugas anti-terorisme di Inggris, Neil Basu.
Dua warga negara Inggris dilarikan ke rumah sakit setelah terpapar racun saraf Novichok, yang juga menyerang mantan agenRusia Sergei Skripal dan putrinya pada Maret lalu.
Pejabat anti-terorisme Inggris mengatakan, dua orang itu adalah seorang wanita berusia 44 tahun dan pria berusia 45 tahun. Keduanya terkena racun di Amesbury berjarak 11 kilometer jauhnya dari Salisbury, lokasi di mana Skripal terkena racun.
"Saya telah menerima hasil tes dari Porton Down (Pusat Penelitian Militer) yang menunjukkan bahwa dua orang telah terpapar dengan racun saraf Novichok," kata Petugas anti-terorisme di Inggris, Neil Basu kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Kamis (5/7).
Untuk penyelidikan mendalam, polisi kontra-terorisme Inggris mengambil alih penyelidikan. Meskipun Basu mengatakan belum jelas bagaimana kedua orang itu bisa terpapar.
"Saya tidak punya analisa atau bukti mereka dijadikan target. Tak ada latar belakang mereka yang mengarah ke hal itu sama sekali," kata Basu.
Serangan racun saraf kepada Skripal dan putrinya, membuat hubungan negara Barat dan Rusia sempat memburuk. Inggris menuduh Rusia ada di balik serangan tersebut sehingga mengakibatkan gelombang besar pengusiran diplomat Rusia dari sejumlah negara.
Baca juga:
Sergei Skripal akhirnya keluar rumah sakit
Kisah nahas James Bond asli, tewas dieksekusi Soviet di tengah misi mata-mata
Penyidik senjata kimia temukan dosis besar agen saraf dalam kasus Skripal
Inggris akan pindahkan Skripal dan putrinya ke AS dengan identitas baru
Usai pulih, putri mantan mata-mata Rusia yang diracun di Inggris angkat bicara
Rusia kepada Inggris: Kamu akan menyesal
Dengan aplikasi ini, Anda bisa mata-matai seseorang lewat WhatsApp!