Dua Menteri Inggris Mundur, "Kita Tidak Bisa Terus Seperti Ini"
Menteri Kesehatan dan Menteri Keuangan Inggris kemarin mengundurkan diri.
Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid kemarin mengundurkan diri sehingga membuat pemerintah Perdana Menteri Boris Johnson terperosok ke dalam krisis.
Javid menyatakan dirinya sudah hilang kepercayaan terhadap kemampuan PM Johnson menjalankan pemerintahan bagi kepentingan nasional setelah skandal-skandal bermunculan.
Ia juga mengatakan banyak anggota parlemen dan masyarakat juga telah kehilangan kepercayaan pada Johnson.
"Dengan rasa menyesal saya katakan, bagaimanapun, jelas bagi saya bahwa keadaan ini tidak akan berubah di bawah kepemimpinan Anda --dan karena itu kepercayaan saya pada Anda juga hilang," kata Javid dalam surat kepada PM Johnson.
Menteri Keuangan Rishi Sunak kemarin juga menyatakan mundur karena ia merasa "kita tidak bisa terus seperti ini".
"Masyarakat punya hak untuk mengharapkan pemerintahan dijalankan dengan benar, kompeten, dan serius. Saya menyadari ini mungkin posisi terakhir saya sebagai menteri," tulisnya di Twitter.
"Tapi saya yakin standar ini patut diperjuangkan dan karena itulah saya mengundurkan diri," kata Sunak.
Dalam surat pengunduran diri yang diajukannya kepada perdana menteri, yang juga diunggah di akunnya di Twitter, Sunak merujuk pada "tantangan-tantangan berat" yang sedang dihadapi Inggris.
Ia menambahkan rakyat "siap untuk mendengar kebenaran".
"Saat mempersiapkan pidato bersama yang kami usulkan soal ekonomi pekan depan, sudah menjadi jelas bagi saya bahwa pendekatan-pendekatan kami sangat berbeda," kata Sunak.
Baca juga:
Pangeran Charles Diduga Terima Koper Berisi Uang Tunai Rp 14,8 Miliar
Biaya Hidup Melonjak karena Inflasi, Warga Inggris Beralih ke Kripto dan Judi
Aksi Terbesar Selama 30 Tahun, Puluhan Ribu Pekerja Kereta Inggris Mogok Kerja
Dua Tersangka Mengaku Bunuh Jurnalis Inggris Dom Phillips & Rekannya di Amazon
Mantan Tentara Inggris Tewas Bela Ukraina, Keluarganya Anggap Pahlawan
Peneliti Inggris Temukan Dinosaurus Predator Terbesar di Eropa
Ikut Perang di Ukraina, Dua Warga Inggris Divonis Hukuman Mati