Dua kota di China diserang wabah demam babi Afrika, pemerintah lakukan pemusnahan
Kementerian pertanian China membenarkan bahwa ada dua wabah demam babi Afrika yang menyerang dua kota di provinsi Hunan, yakni kota Yiyang dan Changde.
Kementerian pertanian China membenarkan bahwa ada dua wabah demam babi Afrika yang menyerang dua kota di provinsi Hunan, yakni kota Yiyang dan Changde.
Informasi ini membuat kekhawatiran masyarakat semakin meningkat. Sebab, sebelumnya pemerintah juga melaporkan dua kasus sama yang menyebar di provinsi barat daya Yunnan. Mereka takut persediaan babi yang akan mereka konsumsi telah terkontaminasi virus demam babi Afrika.
Oleh karena itu, pemerintah mengambil tindakan cepat dengan cara memusnahkan babi yang ada untuk menghentikan penyebaran virus.
“Sebanyak 546 ekor babi di Yiyang dan 268 ekor babi di Changde telah dimusnahkan setelah terbukti terinfeksi wabah demam babi Afrika,” kata pihak kementerian, yang dilansir dari Channel News Asia, Selasa, (23/10).
Sebelumnya, wabah tersebut juga menyerang 460 ekor babi di kota Anshan. Hal itu membuat pemerintah setempat melarang peredaran produk-produk hewan yang mudah terinfeksi.
Baca juga:
Indonesia akan segera memiliki pabrik ban pesawat pertama
China akan luncurkan bulan buatan tahun 2020, lebih terang dari yang asli
Gubernur Koster ancam tindak tegas pelancong asal China penjual tiket murah ke Bali
Harga minyak dunia merosot dipicu perselisihan dagang China-AS
Industri fesyen muslim Indonesia kalah dari China, ini penyebabnya
Sederet pengekangan dialami muslim Uighur di China