Dua cawapres AS saling tuding soal kebijakan masing-masing
Dalam debat ini, kedua cawapres saling mengunggulkan masing-masing calon presiden mereka. Ada Tim Kaine dari Partai Demokrat dan Mike Pence dari Partai Republik.
Debat calon wakil presiden Amerika Serikat digelar hari ini, atau Selasa waktu setempat. Dua cawapres dari Partai Demokrat dan Partai Republik akan meyakinkan publik untuk memilih salah satu dari mereka.
Tim Kaine yang akan mendampingi Hillary Clinton dan Mike Pence dari Donald Trump saling serang kelemahan masing-masing presiden.
Dimulai dari Kaine yang mengatakan Clinton lebih terpercaya dan mampu menjadi panglima tertinggi AS ketimbang Donald Trump.
"Pemikiran Donald Trump sebagai panglima tertinggi AS membuat kami sangat takut," ujar Kaine, seperti dikutip dari CNN, Rabu (5/10).
Sementara itu, Pence yang merupakan Gubernur Indiana menyerang balik dengan mengatakan kubu Clinton yang lebih senang menghina.
"Kami melihat seluruh dunia, terutama di Timur Tengah, situasinya tidak terkendali. Saat ini, situasi di Suriah merupakan hasil dari kebijakan luar negeri yang buruk, diciptakan dan dibuat oleh pemerintah yang dibantu Clinton," katanya.
Selain saling serang soal siapa yang pantas memimpin Negeri Paman Sam, kedua cawapres ini juga saling serang soal pajak, dan imigran.
Baca juga:
Ini kata capres AS dalam debat soal ISIS sampai lapangan kerja
Ini kata pemimpin Taliban soal debat capres Amerika Serikat
Debat Capres pertama AS pecahkan banyak rekor internet
Sehari usai debat, Trump klaim berhasil galang dana hingga Rp 233 M
Hillary disebut ungguli Trump dalam debat capres pertama AS