LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Dmitry Medvedev resmi jabat perdana menteri Rusia

Padahal, keduanya sempat berujar bakal tukar posisi jika Putin menang pemilu presiden.

2012-05-08 21:08:33
Dmitry medvedev
Advertisement

Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev resmi menjabat perdana menteri negara itu setelah meraup dukungan mayoritas dari anggota parlemen hari ini. Dia meraih 299 suara dari fraksi Partai Rusia Bersatu (URP) dan Partai Demokratik Liberal Rusia (LDPR).

Medvedev yang mantan presiden Rusia 2008 sampai 2012, dicalonkan oleh presiden terpilih Vladimir Putin kemarin setelah upacara pelantikan dia di Kremlin yang diwarnai aksi unjuk rasa seribu orang dari pihak oposisi, seperti dilansir kantor berita resmi Rusia, Ria Novosti, Selasa (8/5). Faksi oposisi yang terdiri dari golongan komunis dan Partai Keadilan Rusia (AJRP) hanya mampu meraup 144 suara.

Sebelum pemilihan hari ini, Putin memperkenalkan Medvedev ke hadapan anggota parlemen sebagai sosok politisi berpengalaman dan mendukung reformasi politik.

Advertisement

Selama aksi unjuk rasa berkepanjangan setelah hasil pemilihan parlemen diumumkan, Medvedev mendesak agar persyaratan pendaftaran pemilihan umum agak dilonggarkan.

Sebelum jajak pendapat pemilihan presiden berlangsung Maret lalu, baik Putin dan Medvedev mengatakan mereka bakal tukar posisi jika Putin kembali terpilih menjadi presiden.

Meski telah dilantik, proses pemilihan presiden Rusia masih menyisakan masalah. Gelombang protes pihak oposisi tetap berlanjut. Mereka menganggap partai berkuasa, Partai Rusia Bersatu (URP) dan Partai Demokratik Liberal Rusia (LDPR), telah memanipulasi hasil pemilu dengan menghilangkan suara pendukung oposisi.

Advertisement

Mereka lalu berunjuk rasa besar-besaran pada Ahad lalu dengan mengerahkan 20 ribu orang. Demonstrasi yang berakhir ricuh itu berlanjut hingga kemarin saat pelantikan Vladimir Putin. Akibatnya, dalam tiga hari terakhir 700 orang masih ditahan.(mdk/fas)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.