Disuruh selamatkan foto ayah Kim Jong-un, enam siswa tewas tenggelam
Disuruh selamatkan foto ayah Kim Jong-un, enam siswa tewas tenggelam. Banjir bandang melanda Korea Utara Agustus lalu. Selain enam siswa, tujuh guru juga ikut tewas karena terbawa arus deras dalam peristiwa itu. Wakil kepala sekolah takut kena sanksi karena tidak melindungi foto sosok yang dihormati.
Enam siswa dan tujuh guru dilaporkan tewas diterjang banjir besar ketika berusaha menyelamatkan foto Kim Jong-il, mendiang ayah pemimpin Korea Utara Kim Jong-un.
Kabar 13 orang tenggelam itu dilaporkan oleh situs berita Daily NK. Banjir besar terjadi di Korea Utara pada Agustus lalu, terutama di Provinsi Hamgyong, akibat angin Topan Lionrock, seperti dilansir koran the Daily Mail, Sabtu (8/10).
Para siswa yang berasal dari sebuah sekolah di dekat Kota Hoeryong itu tewas setelah terbawa arus deras saat akan mengambil foto Kim Il Sung dan Kim Jong il, kakek dan ayah dari Kim Jong-un.
"Di SMA Singhak, dekat Hoeryong, tujuh guru, termasuk, wakil kepala sekolah dan enam siswa tewas ketika berusaha menyelamatkan foto dan lukisan saat banjir," kata seorang sumber.
"Wakil kepala sekolah takut kena sanksi karena dianggap tidak melindungi foto sosok yang dihormati."
Selayaknya di Indonesia, foto para pemimpin negara biasa dipajang di ruang-ruang kelas sekolah dan perkantoran.
Kabar yang belum diketahui kebenarannya ini muncul setelah lembaga bantuan kemanusiaan tengah menolong 70 ribu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam itu. Pemerintah sudah menyatakan 133 orang tewas dan 395 masih hilang.
Baca juga:
Ekspresi Kim Jong-un ketika melihat galon air mineral
Makin miskin, ratusan ribu rakyat Korut dipaksa kerja di luar negeri
Tidur saat rapat, dua pejabat tinggi dieksekusi Kim Jong-un
Pria ini larikan uang sebesar Rp 5,7 triliun milik Kim Jong-un
Korea Utara suruh rakyatnya makan daging anjing