LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Direktur WHO Soroti Perlakuan Rasis Dunia dalam Perang Ukraina

Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus mengatakan dunia tidak memberikan perhatian yang sama terhadap situasi darurat kemanusiaan yang dialami orang kulit hitam dibanding kepada orang kulit putih.

2022-04-14 18:06:00
Ukraina
Advertisement

Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Ghebreyesus mengatakan dunia tidak memberikan perhatian yang sama terhadap situasi darurat kemanusiaan yang dialami orang kulit hitam dibanding kepada orang kulit putih.

Membantu Ukraina itu sangat penting karena itu berdampak ke seluruh dunia, kata dia.

"Tapi di Provinsi Tigray Ethiopia, Yaman, Afghanistan atau Suriah, mereka tidak mendapatkan perhatian yang sama," kata Ghebreyesus, seperti dilansir laman BBC, Kamis (14/4).

Advertisement

"Saya tidak tahu apakah dunia memberikan perhatian yang setara kepada orang kulit hitam dan putih," kata dia dalam jumpa pers.

"Saya harus tegas dan jujur, dunia tidak memperlakukan ras manusia dengan cara yang sama. Sebagian lebih setara dibanding yang lain. Dan ketika saya mengatakan ini, ini menyakitkan bagi saya. Karena saya melihatnya. Sulit untuk menerimanya, tapi ini terjadi," kata dia.

Tedros yang berasal dari Tigray mengatakan PBB menghitung butuh 100 truk bantuan kemanusiaan per hari untuk wilayah Tigray.

Advertisement

Perang di Tigray antara pasukan TPLF dengan pemerintah meletus pada November 2020 setelah berbulan-bulan terjadi ketegangan.

Konflik itu membuat ribuan orang terbunuh, termasuk warga sipil, dan jutaan lainnya membutuhkan bantuan kemanusiaan.

PBB menyebut situasi di Yaman adalah krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Di Afghanistan, PBB mengatakan 24 juta orang butuh bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.

Suriah mengalami perang saudara selama 11 tahun. Sekitar 500.000 tewas dan jutaan lainnya mengungsi.

Baca juga:
Rusia Ancam Kerahkan Nuklir Jika Swedia dan Finlandia Diterima Gabung NATO
Kunjungi Kota Kyiv, 4 Kepala Negara Ini Serukan Peningkatan Dukungan Militer Ukraina
AS Beri Bantuan Militer Rp 11,4 Triliun untuk Ukraina, Termasuk Alat Militer Berat
Lembaga Eropa Sebut Rusia Pelaku Kejahatan Perang di Ukraina, Ini Bukti-Buktinya
Ribuan Tentara Ukraina Menyerah Usai Dikepung Rusia di Mariupol
Puan Minta Pemerintah Antisipasi Risiko Ekonomi Global Imbas Perang Rusia-Ukraina

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.