LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Dirawat di ICU, Pasien Covid-19 di Turki Menyesal Tidak Divaksin Tepat Waktu

Sejauh ini Turki telah memberikan hampir 107 juta dosis vaksin COVID-19 sejak otoritas meluncurkan kampanye vaksinasi awal tahun ini. Lebih dari 53 juta orang di Turki telah mendapatkan dosis pertama, sementara 43 juta orang sudah mendapatkan vaksin lengkap.

2021-09-27 13:09:13
corona di dunia
Advertisement

Pemilik toko roti yang kini terbaring di ruang ICU di Turki barat laut menyesal tidak disuntik vaksin COVID-19 tepat waktu dan meminta orang-orang agar sesegera mungkin mendapatkan vaksinasi.

Merasa tidak sehat, Mehmet Ozturk, mendatangi rumah sakit di Provinsi Sakarya. Pria berusia 43 tahun itu dinyatakan positif virus corona. Ia lantas dirujuk ke rumah sakit pemerintah di distrik Duzce setelah kondisinya semakin memburuk.

Selama menjalani pengobatan dua pekan belakangan, Ozturk mengaku bahwa penyakitnya parah dan mengeluhkan masalah pernapasan.

Advertisement

"Saya meminta semua orang agar disuntik vaksin. Dalam hal ini, saya telah melakukan kesalahan besar. Begitu saya keluar dari rumah sakit, saya akan langsung mengajak orang-orang ke rumah sakit supaya mereka divaksin," lanjutnya, seperti dilansir laman Anadolu, Sabtu (25/9).

Sejauh ini Turki telah memberikan hampir 107 juta dosis vaksin COVID-19 sejak otoritas meluncurkan kampanye vaksinasi awal tahun ini. Lebih dari 53 juta orang di Turki telah mendapatkan dosis pertama, sementara 43 juta orang sudah mendapatkan vaksin lengkap.

Vaksin booster COVID-19 telah menyasar 10 juta orang lebih.

Advertisement

Sejak Desember 2019, pandemi virus corona telah menelan lebih dari 4,73 juta korban jiwa di setidaknya 192 negara dan kawasan dengan 231,2 juta lebih laporan kasus COVID-19, menurut data Universitas Johns Hopkins yang berbasis di AS.

Baca juga:
Kasus Covid-19 di Korea Selatan Melonjak Usai Musim Liburan
Prancis akan Lipat Gandakan Dosis Vaksin Covid-19 untuk Negara Miskin
Media Australia: Bukti Baru Patahkan Teori Kebocoran Lab Sebagai Asal Usul Covid-19
Ilmuwan China: Besar Kemungkinan Virus Corona Sudah Ada di AS Sejak September 2019
Penelitian: Hewan Ilama Bisa Jadi Senjata Rahasia Perangi Covid-19
CEO Moderna Nilai Pandemi Covid-19 Bisa Berakhir Tahun Depan
Dukun Sri Lanka Meninggal karena Covid Setelah Buat Ramuan Anti Virus Corona

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.