Dipecat karena gay, pria ini gugat perusahaannya
Pria ini gugat perusahaan yang telah memecatnya karena diskriminasi orientasi-seksual.
Pada Oktober lalu, sebuah video yang menunjukkan polisi Nanshan sedang berselisih dengan dua laki-laki gay di jalan, beredar di dunia maya.
Kata-kata yang diucapkan oleh seorang pria yang memakai topi merah dalam video itu bahkan sukses menjadi viral di dunia maya. Aksinya mendorong banyak orang untuk membuat video musik, meme, dan cover video yang terinspirasi gayanya.
Namun, seorang pria bernama Mu Yi, yang tidak sadar bahwa videonya akan menjadi virus di internet, diketahui sekarang menggugat perusahaannya karena telah memecatnya - karena dia gay.
"Selama waktu itu (saat video itu beredar), saya benar-benar hancur. Saya tidak bisa keluar. Saya tidak bisa menjawab telepon. Saya bahkan kehilangan pekerjaan saya," kata Mu kepada wartawan. "Saya adalah korban, dan sangat tidak masuk akal jika kemudian perusahaan menghukum saya."
Mu awalnya bekerja sebagai kepala penjualan di sebuah perusahaan desain. Tak lama setelah video itu beredar, dia menerima pemberitahuan dari perusahaan yang mengklaim bahwa dia tidak mengikuti aturan berpakain perusahaan, serta ada keluhan tentang sikapnya. Mu pun dipecat segera setelah itu.
"Hal terburuk dari semuanya, ketika saya sedang cuti, perusahaan menurunkan gaji saya secara substansial, yang jelas ini adalah sebuah diskriminasi bagi saya. Saya dapat menemukan pekerjaan lain, tetapi diskriminasi ini sangat menyakiti hati saya. Itulah mengapa saya memutuskan untuk mengajukan gugatan," kata Mu.
Liu Xiaohu, pengacara yang mewakili Mu Yi, mengatakan kepada wartawan bahwa ini gugatan diskriminasi orientasi-seksual pertama di China.
Baca juga:
Lima penjahat bloon maksimal, mudah tertangkap polisi
Toko berlian Hong Kong kecurian, pelakunya masih bocah
Demi ayah, anak 8 tahun rela tak makan untuk beli lotre
Temukan uang Rp 260 juta, pria ini kembalikan ke polisi
Selamatkan kucing dari perangkap tikus, 5 pria ini dianggap pahlawan