Diduga korupsi, mantan gubernur di Brasil dibekuk polisi
Polisi Brasil menangkap Beto Richa, mantan gubernur negara bagian selatan Parana, atas dugaan korupsi. Richa diduga menyalahgunakan program pemerintah yang tujuannya untuk memperkuat pasukan kepolisian di daerah pedesaan negara tersebut.
Polisi Brasil menangkap Beto Richa, mantan gubernur negara bagian selatan Parana, atas dugaan korupsi. Richa diduga menyalahgunakan program pemerintah yang tujuannya untuk memperkuat pasukan kepolisian di daerah pedesaan negara tersebut.
Selain Richa, polisi federal juga memenuhi tiga surat perintah penangkapan lain di ibu kota negara bagian, Curitiba. Para tersangka ini ditangkap atas dugaan korupsi dalam sebuah operasi.
"Mantan kepala staf Richa, Deonilson Roldo, termasuk di antara mereka yang ditargetkan dalam operasi, bersama dengan pengusaha bernama Theodocio Atherino dan Tiago Correia Adriano Rocha," kata perwakilan kepolisian, dikutip dari Reuters, Rabu (12/9).
Polisi menduga bahwa para konglomerat dari debrecht SA [ODBES.UL] telah memberikan uang sebesar USD 979 ribu (Rp 14,5 miliar) kepada Roldo dan rekannya agar dia membatasi persaingan dalam lelang hak untuk memperluas, menjaga, dan mengoperasikan jalan raya di Parana.
Sementara itu, sejak berita penangkapan Richa dikeluarkan, perwakilan dari calon Senat dalam pemilu tahun ini tersebut belum memberikan komentar. Dia mengatakan bahwa menunggu petunjuk dari pengacara Richa sebelum mengomentari masalah ini.
Selain penangkapan tersebut, polisi juga memenuhi 33 surat perintah pencarian dan penyitaan di Parana, Sao Paulo, dan Bahian sebagai bagian dari penyelidikan.
Baca juga:
Kandidat Presiden Brasil makin populer usai ditikam saat kampanye
Calon Presiden Brasil ditusuk saat berkampanye
Pemerintah Brazil minta dana swasta untuk perbaikan museum kena kebakaran
Museum berusia ratusan tahun di Brasil terbakar hebat
Saat tato 3D dikreasikan di payudara mantan penderita kanker
5 Kota di Indonesia ini punya tempat wisata seperti di luar negeri