LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Di Zaman Mesir Kuno Babon Dilatih untuk Menangkap Penjahat dan Bikin Anggur

Orang Mesir kuno dikenal karena pemujaan mereka terhadap binatang, dan salah satunya adalah babun atau babon.

2023-04-18 12:02:00
Sains
Advertisement

Orang Mesir kuno dikenal karena pemujaan mereka terhadap binatang, dan salah satunya adalah babun atau babon.

Dalam mitologi Mesir kuno, babon dikenal karena kaitannya dengan dewa kebijaksanaan, Thoth. Karena Thoth adalah dewa pelindung para juru tulis, babon, sebagai hewan sucinya, sering digambarkan bersama orang-orang dari profesi ini.

Thoth juga diyakini sebagai dewa bulan, dan karena itu, babon terkadang digambarkan dengan bulan sabit di kepalanya. Ini kemungkinan menyebabkan babon dikaitkan dengan dengan dewa bulan lainnya, Khonsu. Hal ini terlihat di Kuil Khonsu di Thebes, di mana patung dewa berbentuk babun dapat ditemukan di depan kompleks candi.

Advertisement

Selain itu, babon juga merupakan hewan yang penting di kalangan masyarakat Mesir kuno. Babon dijadikan hewan peliharaan. Mumi babon juga telah ditemukan oleh para arkeolog.

Selama periode Pra Dinasti, ada dewa yang disembah bernama Baba atau Babi. Dikutip dari Ancient Origins, nama dewa ini kemungkinan diterjemahkan dari "Bull of the Baboons" dan digambarkan dengan seekor babon.

Sebagai hewan yang dianggap sakral, babun dipelihara di kuil-kuil dan dirawat oleh para pendeta. Namun hewan ini juga dijadikan peliharaan bagi orang-orang yang mampu, utamanya untuk tujuan ritual.

Advertisement

Kendati demikian, hewan ini juga kerap mendapat perlakuan buruk dari pemiliknya. Di Hierakonpolis, arkeolog menemukan makam dengan kerangka berbagai binatangm termasuk babun. Tulang babun menandakan mereka pernah dipukul berulang kali saat masih hidup. Makam ini berusia sekitar 5.000 tahun dan berasal dari periode Pra-Dinasti atau awal periode Dinasti Awal.

Hewan primata ini juga kerap ditampilkan dalam karya seni Mesir kuno, dilibatkan dalam sejumlah aktivitas manusia seperti menari dan memainkan instrumen musik, memetik buah-buahan, membuat anggur dan bir. Dalam sebuah makam dari Dinasti ke-12, ada relief yang menggambarkan babun sedang berlomba memetik buah dengan manusia.

Tidak hanya itu, babun juga membantu masyarakat Mesir saat itu untuk menangkap pelaku kejahatan. Mengingat babon dianggap sebagai hewan yang cerdas, maka tidak mengherankan jika orang Mesir kuno membayangkan babun dapat melakukan aktivitas seperti itu.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.