LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Di wilayah ISIS, produk memajang model perempuan kena sensor

Dalam video yang dibuat diam-diam oleh warga Kota Raqqa itu, semua wanita dilarang menampilkan wajah

2016-03-16 12:26:59
Ekstremis ISIS
Advertisement

Dua wanita yang tinggal di Raqqa, Suriah, mengungkapkan bagaimana kehidupan kaum wanita di 'ibu kota' Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) tersebut. Dalam video tersebut, dua wanita memperkenalkan diri sebagai Ummi Mohammad dan Ummi Umran.

Video ini dimulai dengan kedua wanita memergoki dua militan bertemu di jalanan dan saling memberi senjata. Lalu, latar berganti dengan seorang wanita Suriah memakai baju kurung memanggul senapan, sementara sang suami mendorong anak mereka dalam troli.

Percakapan mulai terdengar, ketika kedua wanita memasuki toko yang menjual berbagai keperluan wanita untuk membeli produk cat rambut. Saat mereka masuk dalam toko, keduanya melihat produk-produk kecantikan yang menampilkan sosok model perempuan dicoret dengan tinta hitam.

Advertisement

"Semua wanita ingin memperlihatkan wajah mereka. Tapi kami tidak punya pilihan, kami kehilangan feminitas kami," kata Ummi Mohammad dalam video seperti dikutip dari Al Arabiya, Selasa (15/3).

Usai dari toko tersebut, dua perempuan itu naik taksi. Di dalam taksi mereka bercakap-cakap dengan supir.

Sang supir menceritakan dirinya saat ini sangat beresiko untuk dicambuk, karena mengambil penumpang wanita.

Advertisement

"Ini merupakan masalah besar saya mengambil penumpang wanita. Apalagi jika perempuan tersebut hanya seorang diri. Kami, para pengemudi taksi, bisa dihukum 30 cambukan," kata si supir kepada dua wanita ini.

Menurut dua perempuan tersebut, kehidupan mereka terkekang karena tinggal di Raqqa. Sementara itu, Raqqa sendiri diklaim sebagai ibu kota oleh para militan sejak 2014.

Klaim tersebut diungkapkan usai aksi brutal militan ISIS kepada para warga Raqqa dan beberapa tahanan lainnya.

"Saya ingin hidup seperti yang saya mau. Saya membeli sesuai yang saya butuhkan. Saya ingin bepergian sendirian, bebas dan tanpa seorang penjaga di samping saya," tutur Umm Mohammad.

Video yang dibuat dua wanita ini sudah ditayangkan oleh media Swedia, Expressen TV.

Baca juga:
Prajurit ISIS paksa budak seks aborsi agar selalu bisa diperkosa
Eksploitasi pasar uang Timur Tengah, ISIS raup USD 25 juta
Menghina ISIS, empat remaja Kristen malah dipenjara di Mesir
Lewat video, ISIS ancam 'bunuh' Bos Facebook dan Twitter
Gerombolan simpatisan ISIS penggal pendeta hindu di Bangladesh
Hanya karena mendengarkan musik pop, remaja 15 tahun dipenggal ISIS

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.