Di tengah krisis diplomatik, WNI di Qatar rayakan Idul Fitri bersama
Meski dalam krisis diplomatik, suasana Idul Fitri di Qatar tetap terasa. Komunitas WNI bahkan mendoakan agar konflik Qatar dengan negara-negara Teluk cepat selesai.
Komunitas Indonesia di Qatar sangat antusias merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 H. Namun, rangkaian Salat Id dimulai sangat pagi, yakni pada pukul 04.30 waktu setempat. Pemilihan waktu tersebut dikarenakan Qatar sudah memasuki musim panas dan cuaca sangat menyengat.
Dari keterangan tertulis KBRI Doha yang diterima merdeka.com, Minggu (25/6), yang menghadiri Salat Id nyatanya bukan WNI saja, namun ada juga ekspatriat dari mancanegara, seperti India, Pakistan, Bangladesh dan Sri Lanka.
Acara ini mendapat penjagaan ketat dari pihak keamanan mengingat adanya konflik diplomatik Qatar dengan negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).
Sementara itu, Duta Besar RI untuk Qatar Muhamad Basri Sidehabi, dalam sambutannya mengimbau WNI senantiasa menjaga dan meningkatkan rasa persaudaraan dan toleransi. Dia berharap agar Ramadan bisa menjadikan warga sebagai pribadi yang bertaqwa dan soleh, agar bisa meningkatkan rasa persaudaraan, empati dan kepentingan bangsa.
Ia juga mengimbau agar WNI di Qatar tetap tenang dan berdoa agar konflik diplomatik di kawasan segera berakhir dengan damai.
KBRI terus memonitor situasi dengan seksama dan bekerjasama dengan pihak terkait di Qatar guna menjamin keamanan dan keselamatan WNI di Qatar. Terkait dengan konflik, para WNI diminta untuk memanfaatkan dan memaksimalkan peluang dengan adanya isolasi terhadap Qatar sehingga bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat.
Baca juga:
Indonesia kecam serangan bom di Makkah, tak ada WNI jadi korban
WNI didakwa hendak menculik PM Najib Razak divonis bebas
6 WNI jadi ABK tanker tenggelam di Malaysia berhasil lolos
Hendak ke Marawi dan mau serang aparat, 3 WNI dibekuk di Malaysia
Kebakaran apartemen di London telan 12 jiwa, WNI nihil
80 WNI program amnesti dipulangkan dari Arab Saudi