LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Di masjid California, jamaah Sunni-Syiah biasa salat bersama

"Tujuan kami adalah mengingatkan publik pada keindahan Islam," kata ketua takmir masjid Oakland.

2015-10-22 15:04:30
Islam
Advertisement

Masjid dan Pusat Kebudayaan Islam California Utara (ICCNC) di Oakland, Amerika Serikat, punya ciri khas yang tak banyak dimiliki tempat ibadah umat Islam lainnya. Di masjid tersebut, jamaah Sunni maupun Syiah biasa beribadah bersama.

NPR melaporkan, Rabu (21/10), takmir masjid ini sejak awal berusaha mengakomodir tradisi mazhan Sunni maupun Syiah. Dari mulai campuran gaya ornamen dinding ala Arab maupun Persia, pengajian bersama, salat berjamaah, hingga mengajak anak-anak dari para jamaah menggelar pentas seni bersama.

"Bersama pengurus masjid lainnya, tujuan kami adalah mengingatkan publik pada keindahan Islam, kekayaan sejarah agama ini," kata Ketua Takmir Masjid, Ali Sheikhulislami.

Advertisement

Sudah biasa ketika salat berjamaah, nampak macam-macam gaya busana di setiap saf. Ada yang memakai turban, hanya gamis, ada pula jamaah yang memakai baju sufi.

Ali, sang ketua takmir, mengaku berasal dari dua keluarga dengan tradisi berbeda, ayahnya Sunni, sedang ibunya Syiah. Dia sudah biasa dengan perbedaan mazhab.

"Kadang kami menyebut diri sendiri penganut Sushi," ujarnya sambil tergelak.

Advertisement

Keberadaan masjid yang pluralistik itu dipuji oleh warga muslim di AS. Ali Saadeghi, imigran muslim, mengatakan merasa nyaman membawa keluarganya ke masjid itu, bertemu sesama penganut Islam yang mempraktikkan ibadah dengan gaya berbeda-beda.

"Pengalaman ini tidak biasa kita dapatkan di masjid lainnya," ujarnya.

Di Amerika Serikat, mayoritas umat Islam adalah penganut Sunni. Hanya tujuh persen populasi yang masuk kategori mazhab Syiah.

Seorang penganut Sunni sekaligus pekerja industri IT di California, Salman Mashayekh, turut mengapresiasi upaya takmir ICCNC mempersatukan umat. Dia mengatakan citra konflik Sunni-Syiah adalah urusan politik yang dikompori kaum oportunis.

"Ketika kita saling membunuh karena mazhab, Nabi Muhammad pasti kecewa," kata Salman.

Baca juga:
Bule-bule ini punya prestasi mengagumkan di dunia Islam
Ini wujud sandal berlafaz Allah bikin heboh warga Surabaya
Demo anti-Islam besar-besaran bakal digelar di Amerika Serikat
40 Persen warga sebut agama Islam dilarang di Amerika Serikat
Wagub Aceh bersedia teken tolak Wahabi jika ABG-ABG rajin ke masjid
Ulil Abshar: Kunci perdamaian bisa menerima kehadiran orang lain

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.