Desa di Rusia kejatuhan UFO
Pemerintah Rusia meyakini benda itu bukan satelit atau peralatan militer mereka.
Kasus yang lebih cocok jadi salah satu episode serial fiksi ilmiah 'X-Files' datang dari Rusia. Warga desa terpencil Otradnensky, Distrik Kuibyshevski, Negara bagian Siberia, dikejutkan oleh jatuhnya sebuah bongkahan besi dari langit. Benda itu diduga obyek terbang tak dikenal (UFO) yang identik sebagai kendaraan alien.
Wujud benda itu mirip tangki air, sepenuhnya terbuat dari unsur titanium murni, memiliki lebar dua meter, dan berat sebesar 200 kilogram, seperti dilansir harian the Daily Mail, Rabu (21/3). Bongkahan besi yang diduga UFO ini ditemukan akhir pekan lalu oleh Sergey Bobrov saat jalan-jalan di hutan.
Dia mengaku sejak tiga bulan terakhir, warga sering mendengar suara-suara aneh dari hutan. Namun firasat buruk mereka baru terbukti setelah UFO ini ditemukan dan dibawa beramai-ramai ke desa. Bobrov yakin benda itu jatuh dari langit.
Dia langsung melapor ke polisi setempat. Tak disangka, temuannya langsung direspon oleh Pemerintah pusat di Ibu Kota Moskow. Lembaga antariksa Rusia, Roscosmos, mengirim beberapa peneliti dan tentara yang mengecek level radiasi di sekitar bongkahan metal itu.
Pakar yang datang ke lokasi yakin benda itu bukan satelit atau peralatan militer Rusia. Tidak ada pula tanda-tanda radiasi yang terpancar dari besi besar itu.
Sempat muncul spekulasi bahwa benda itu adalah pecahan roket yang diluncurkan dari Kazakhstan. Teori itu dibantah Kepala Departemen Pertahanan Distrik Kuibyshevski Valery Vasiliev. Dia menyatakan Rusia tidak pernah membikin senjata yang terbuat dari titanium murni.
Saat semua orang masih kebingungan, Bobrov dan beberapa warga mengabari media Rusia, UFO yang bikin heboh itu diangkut polisi diam-diam Senin lalu. Pihak kepolisian setempat membenarkan laporan itu dengan alasan ada perintah dari pihak berwenang, tapi tidak dijelaskan apa dan darimana lembaga yang menyuruh mereka mengamankan benda itu.
Sampai pemerintah Rusia mengumumkan kesimpulannya, pecinta sains fiksi sedunia tampaknya bakal asyik berteori dan berspekulasi.(mdk/fas)