Demo gaji tak dibayar, pegawai di Saudi malah dihukum dicambuk
Demo gaji tak dibayar, pegawai di Saudi malah dihukum dicambuk. April lalu menggelar unjuk rasa karena gaji mereka belum dibayar selama enam bulan. Mereka membakar bus milik perusahaan tempat mereka bekerja. Perusahaan tidak sanggup membayar gaji karena jatuhnya harga minyak dunia.
Sekelompok pekerja asing di sebuah perusahaan konstruksi di Arab Saudi April lalu menggelar unjuk rasa karena gaji mereka belum dibayar selama enam bulan. Sebagai balasannya di pengadilan baru-baru ini mereka malah dihukum cambuk 300 kali dan empat bulan penjara.
Video saat demo April lalu itu memperlihatkan sejumlah bus milik perusahaan Grup Binladin dibakar oleh sekelompok orang yang marah.
Koran the Independent melaporkan, Rabu (4/1), pihak berwenang mengatakan ada tujuh bus yang dibakar saat itu.
Dalam pengadilan di Makkah sejumlah pendemo dihukum empat bulan penjara dan 300 kali cambukan karena bersalah menghancurkan properti dan memicu kerusuhan pada saat demo. Sebagian yang lain dihukum lebih ringan yaitu ditahan selama 45 hari.
Sejumlah pekerja di perusahaan Grup Binladin dan Saudi Oger tidak dibayar gajinya selama enam bulan lantaran jatuhnya harga minyak dunia. Beberapa proyek gedung yang sudah dalam proses pembangunan tak mampu membayar gaji karyawan.
Grup Binladin yang sudah membangun ratusan gedung penting di Arab Saudi sesuai kontrak dengan pemerintah didirikan 80 tahun lalu oleh ayah dari pemimpin Al Qaidah Usamah Bin Ladin.
Perusahaan itu dikatakan sudah membayar uang gaji 70 ribu pekerja yang terpaksa diberhentikan pada akhir 2016.
Baca juga:
Cara Saudi selamatkan ekonomi hingga terapkan pajak pekerja asing
Ekonomi Saudi merosot, Raja Salman liburan super mewah ke Maroko
Video musik kaum wanita main papan seluncur bikin heboh Saudi
Negara-negara ini surga buat pengangguran, tidak bekerja tapi digaji
Deretan nestapa perempuan Saudi, terkekang di negeri sendiri