Delapan orang tewas keracunan gas kimia pemadam api di Bangkok
Mereka kekurangan oksigen pasca hirup gas Pirogen yang mengurangi kadar oksigen.
Delapan orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka di salah satu bank di pusat kota Thailand, Bank Komersial Siam. Insiden terjadi pada Minggu malam ini disebabkan kesalahan pengoprasian seorang pekerja ketika memperbaiki saluran pemadam api di lantai dasar gedung.
"Investigasi awal menemukan kecelakaan disebabkan kesalahan dari kontraktor yang sedang memperbaiki sistem proteksi api gedung," ujar pernyataan pihak bank, seperti dilansir laman USA Today, Senin (14/3).
Kelompok pekerja mengaktifkan sistem yang malah melepaskan gas Pirogen, bahan kimia yang mengurangi kadar oksigen. Menurut pihak bank, delapan orang tewas, satu di antaranya adalah seorang satuan pengamanan (satpam) gedung, sedangakan tujuh lainnya adalah pekerja kontraktor.
Tim medis pusat, Erawan Bangkok mengatakan lima korban jiwa tewas di tempat kejadian, sedangkan tiga lainnya di rumah sakit.
"Penyebab kematian kematian adalah sesak napas lantaran kekurangan oksigen, namun detail akan dijelaskan lebih lanjut setelah otopsi dilakukan," ungkap pihak medis Erawan.
Polisi masih menginvestigasi insiden dan pihak bank dan akan merilis informasi setelah rapat anggota pada hari ini.