Deklarasi Balfour, Inggris bangga berperan mendirikan Israel di tanah Palestina
Deklarasi Balfour, Inggris bangga berperan mendirikan Israel di tanah Palestina. Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengungkapkan, dia bangga dengan peran Inggris dalam membantu berdirinya negara Israel.
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson mengungkapkan, dia bangga dengan peran Inggris dalam membantu berdirinya negara Israel.
Pernyataan itu diungkapkan untuk memperingati seratus tahun Deklarasi Balfour, dokumen Arthur Balfour, yang menyatakan warga Yahudi berhak memiliki tanah sendiri di Palestina.
"Dokumen tersebut memiliki tujuan moral yang tak terbayangkan. Penting untuk memberi orang-orang teraniaya tempat yang aman dan nyaman. Deklarasi Balfour sangat diperlukan untuk menciptakan sebuah negara besar," kata Johnson, dikutip dari Haaretz, Senin (30/10).
Meski demikian, dia mengungkapkan dokumen tersebut belum sepenuhnya melindungi hak sipil dan beragama masyarakat non-Yahudi di Palestina.
"Salah satu butir dalam dokumen tersebut, yang menyatakan tidak ada hal yang boleh dilakukan untuk mengurangi hak sipil dan agama dari komunitas non-Yahudi di Palestina, belum sepenuhnya terealisasikan," ujarnya.
Berbanding terbalik dengan Johnson, warga Palestina justru mengecam dokumen tersebut dengan menyebut hal itu merupakan janji yang dibuat Inggris untuk menyerahkan tanah yang sebenarnya bukan milik mereka.
Pada kesempatan tersebut, Johnson pun menegaskan kembali komitmen Inggris untuk mendorong solusi dua negara untuk menyelesaikan konflik antara Israel dan Palestina.
"Satu-satunya solusi yang bisa menyelesaikan konflik tersebut mirip dengan yang pertama kali ditetapkan di atas kertas oleh tokoh Inggris lain, Lord Peel, dalam laporannya pada 1937 lalu, yakni visi dua negara untuk dua bangsa," paparnya.
Dia pun menyerukan kesepakatan damai dengan Yerusalem sebagai modal bersama bagi Israel dan Palestina selain pertukaran lahan yang setara untuk mencerminkan kepentingan nasional, keamanan, dan agama masyarakat Israel dan Palestina.
"Satu abad kemudian, Inggris akan memberikan dukungan apapun yang kita bisa untuk menyelesaikan dokumen deklarasi Balfour yang belum terselesaikan," pungkasnya.
Baca juga:
Hamas dan Fatah berdamai, bakal bentuk pemerintahan bersama di Gaza
Israel enggan mengakui perdamaian Fatah-Hamas
Tembok perbatasan Israel terus caplok wilayah Tepi Barat
Bagi Soekarno, Palestina harus merdeka dari penjajahan Israel
Nestapa anak-anak Palestina sekolahnya dirobohkan Israel
'Pengepungan Al Aqsa strategi Zionis ajak Palestina perang agama'
Dunia diminta tidak melupakan konflik di Palestina