Cranberries dan semangat anti perang
Lagu mereka Zombie membuat konflik di Irlandia berakhir.
The Cranberries band asal Irlandia berdiri sejak 1989 dan diperkuat oleh empat personil yakni Dolores O'Riordan (vokalis), Noel Hogan (gitar), Mike Hogan (bas) serta Fergal Lawler (drum). Sebelum akhirnya band itu bernama Cranberries mereka memilih nama agak konyol yakni the Cranberry Saw Us.
Mereka mulai diperhitungkan nama di peta musik dunia setelah merilis lagu berjudul Zombie.
Cranberries lahir di tanah Irlandia pada saat masih berkecamuk perang saudara sesama warga terpisahkan dalam kelompok keyakinan Protestan dan Katolik. Meski sudah berakhir secara resmi pada 1998, namun konflik skala kecil masih sering terjadi.
Kurun waktu 1969-2001 Irlandia berkecamuk perang saudara. Kaum loyalis (Protestan) pro Inggris melawan nasionalis serta republikan (Katolik) bersatu dengan Irlandia. Para Katolik menentang tunduk pada Britania dan menjadi bagian mereka.
Cranberries terbentuk dengan latar belakang perang mereka nilai tak satu pun pihak dimenangkan. "Perang adalah kekalahan bagi kedua belah pihak," ujar Dolores seperti dilansir the Biography (2006). Dari perang itu mereka menyindir dua belah pihak baik loyalis, nasionalis, dan republikan dengan lagu Zombie.
Lagu ini mempunyai distorsi cukup ringan untuk ukuran lagu rock alternatif. Zombie memang mencibir ketidak akuran Inggris-Irlandia Utara dengan Tentara Republik Irlandia (IRA). Salah satu liriknya yakni 'ini masih isu sama sejak 1916', tahun serupa pecahnya perang sipil itu lebih luas lagi.
"Sejak 1916 hingga kini otak mereka selalu berpikir perang dan perang dengan menggunakan senjata berat, kendaraan lapis baja, otak mereka mirip zombie. Mati tapi hidup," ujar Noel Hogan.
Siapapun membaca lirik lagu Zombie pasti mengira Cranberries menunjuk jidat IRA. Namun Dolores menegaskan lagu ini memang sangat tersurat memprotes perang sipil. Siapapun terlibat dan melibatkan diri di sana patut merasa tertampar dengan lagu ini.
Awalnya mereka hendak memprotes kejadian pemboman di Kota Warrington, wilayah Cheshire, Inggris pada 1993 dilakukan IRA menewaskan dua bocah bernama Jonathan Ball, dan Tim Parry. Begitu kencangnya lagu itu beredar membuat masyarakat melek, konflik ini memang harus dihentikan.
Sebuah hal mengejutkan, pada 31 Agustus 1994 tak berapa lama sejak lagu Zombie itu dilansir IRA mengumumkan gencatan senjata dengan Inggris dan pengikutnya. Ini pertama kalinya sejak perang pecah seperempat abad. Namun di sisi lain IRA juga menekankan pada Cranberries agar tidak lagi membuat lagu yang menyindir mereka.
Ingin tahu lagu Zombie yang menjadi tonggak sejarah berakhirnya konflik Irlandia Utara? Simak videonya berikut ini.