China Pastikan Virus Baru Menular Antar-Manusia, Kini Sudah Menyebar ke Thailand
Hari ini pihak berwenang membenarkan orang keempat yang terjangkiti virus mirip SARS di Wuhan ini meninggal.
Ilmuwan China kemarin mengatakan virus pneumonia baru yang menyebar dari Wuhan dan masih penuh misteri bisa menular dari manusia ke manusia. Sejauh ini virus tersebut sudah menewaskan empat orang dan menjangkiti lebih dari 200 orang di China.
Hari ini pihak berwenang membenarkan orang keempat yang terjangkiti virus mirip SARS di Wuhan ini meninggal.
Dilansir dari laman the New York Times, Selasa (21/1), pemerintah China sebelumnya mengatakan virus mematikan itu tampaknya bisa menyebar dari hewan ke manusia dan aparat mulai menelusuri wabah ini ke sebuah pasar di Wuhan.
Jelang Imlek
Namun beberapa hari ini sedikitnya dua orang terjangkiti virus mirip pneumonia ini meski mereka tinggal ratusan kilometer jauhnya dari Wuhan. Hal itu menandakan virus ini bisa menular dari manusia ke manusia.
"Sekarang bisa kita katakan sudah pasti ini penularan dari manusia ke manusia," kata Dr Zhong Nanshan, ilmuwan yang ditunjuk pemerintah untuk menangani wabah ini dalam sebuah wawancara di stasiun televisi pemerintah kemarin.
Badan Kesehatan Dunia kemarin mengumumkan akan menggelar rapat darurat besok untuk menentukan apakah wabah ini perlu ditangani dengan tindakan darurat dan rekomendasi apa yang bisa disampaikan untuk mengatasi wabah ini.
Pekan ini jutaan rakyat China akan mengikuti tradisi tahunan mudik di saat Tahun Baru Imlek dan wabah ini dikhawatirkan akan menyebar lebih mudah dan lebih cepat ke seantero China. Para ahli mengatakan seberapa parahnya wabah ini akan menyebar bergantung pada berapa banyak jumlah orang dibanding satu orang yang sudah terjangkiti bisa menularkan penyakitnya.
"Pertanyaannya sekarang seberapa efektif virus ini bisa menyebar dari orang ke orang?" kata Neil Ferguson, hali kesehatan publik di Imperial College London yang mempelajari virus baru ini.
Presiden China Xi Jinping kemarin mengatakan wabah ini harus ditangani dengan serius dan semua tindakan yang diperlukan harus dilakukan untuk menangani wabah ini, kata stasiun televisi pemerintah CCTV.
Pihak berwenang kemarin juga membenarkan laporan yang menyebut satu kasus baru kini juga terjadi di Beijing, Shanghai, dan Provinsi Guangdong, semua tempat itu berjarak ratusan kilometer dari Wuhan. Kasus serupa juga dilaporkan terjadi di Jepang, Korea Selatan dan Thailand. Dalam banyak kasus, mereka yang terjangkiti virus ini sebelumnya pernah pergi ke Wuhan.
(mdk/pan)