China Lockdown Satu Kota karena Muncul 19 Kasus Baru Covid-19
China pada awal 2020 mengumumkan mereka mampu mengendalikan Covid-19 namun Negeri Tirai Bambu kini menghadapi gelombang baru virus corona yang lebih berbahaya yaitu varian Delta.
Kota Putian di China selatan kemarin meminta warganya tidak bepergian dan menghentikan layanan bus, kereta serta menutup bioskop, bar, dan fasilitas lainnya untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Siapapun yang ingin pergi dari Putian--kota dengan 2,9 juta penduduk--untuk perjalanan penting harus memiliki bukti negatif dari tes virus corona selama 48 jam terakhir. Demikian pengumuman pemerintah.
China pada awal 2020 mengumumkan mereka mampu mengendalikan Covid-19 namun Negeri Tirai Bambu kini menghadapi gelombang baru virus corona yang lebih berbahaya yaitu varian Delta. Pihak berwenang mengatakan varian Delta kebanyakan dilacak dari orang yang datang dari Rusia, Myanmar, dan negara lainnya.
Dilansir dari laman the Times of India, Senin (13/9), Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, Putian dua hari lalu melaporkan 19 kasus lokal baru selama 24 jam terakhir. Satu kasus dilaporkan di Quanzhou, yang juga berada di Fujian.
Kasus pertama di Putian merupakan siswa dari daerah Xianyou. Namun menurut harian Global Times, para ahli menduga virus itu berasal dari ayah salah satu siswa yang kembali dari Singapura pada 4 Agustus lalu.
Pelancong diidentifikasi dengan nama panggilan Lin, sudah menjalani karantina 14 hari dan sembilan kali tes asam nukleat dan tes serologis, semuanya negatif, jelas Global Times mengutip pejabat lokal. Mereka mengatakan dia mendapat hasil positif di hari Jumat.
Penduduk desa di Xianyou dilarang untuk bepergian, kata Global Times.
Pelayanan bus dan kereta ke Putian dihentikan pada Sabtu kemarin. Selain itu bioskop, pusat kebugaran, wisata turis dan fasilitas lainnya diperintahkan untuk ditutup. Restoran dan supermarket juga harus "mengontrol ketat" jumlah pengunjung dan memeriksa demam. Siswa di sekolah juga diminta untuk memakai masker.
Komisi Kesehatan mengumumkan, para ahli dikirim ke Putian untuk menangani Covid-19.
China sejauh ini telah melaporkan 4.636 kematian virus corona dari 95.199 kasus yang telah dikonfirmasi.
Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma
Baca juga:
WHO Desak Negara-Negara Kaya Tunda Suntikan Booster Vaksin Covid Sampai 2022
Korea Selatan akan "Hidup Normal" dengan Covid-19 Setelah Oktober
Diyakini Lebih Menular dari Delta, Varian Mu Ditemukan di 49 Negara Bagian AS
Langgar Prokes Covid-19, Pria Vietnam Dipenjara Lima Tahun
Kuba Negara Pertama di Dunia Beri Vaksin ke Balita
Penelitian: Air Susu dari Ibu yang Telah Divaksinasi Mengandung Antibodi Covid
Nenek Berusia 116 Tahun Asal Turki Sembuh dari Covid-19