LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

China buat game online propaganda, pemain harus tepuk tangan ke Presiden Xi Jinping

Dengan game baru dari raksasa teknologi China, Tencent ini, masyarakat bisa selalu tepuk tangan kepada Xi Jinping dari ruangan atau tempat mereka masing-masing berada.

2017-10-20 15:36:17
China
Advertisement

Sebuah game online baru telah muncul bersamaan dengan Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis China yang diselenggarakan di Beijing. Di game online tersebut, para netizen China bisa bertepuk tangan untuk Presiden China Xi Jinping.

Kongres Nasional ke-19 Partai Komunis China mulai diselenggarakan pada Rabu lalu dengan pidato dari Presiden China Xi Jinping selama 3,5 jam.

Pidato Xi Jinping yang fokus pada masa depan China dan perkembangannya pada hari ini itu sempat berkali-kali terhenti akibat tepuk tangan dari anggota partai dan peserta yang hadir.

Dengan game propaganda dari raksasa teknologi China, Tencent ini, masyarakat bisa selalu tepuk tangan kepada Xi Jinping dari ruangan atau tempat mereka masing-masing berada.

Game Presiden China ©whatsonweibo.com

Advertisement

Dilansir Whats On Weibo, Jumat (20/10), game bernama Clap for Xi Jinping itu sudah dimainkan lebih dari 400 juta kali.

Pada saat diunggah, 880.000.000 tepukan telah diberikan dalam permainan, menurut sebuah penghitungan yang ditampilkan di akhir urutan.

Dalam game tersebut, pemain akan diberikan waktu 18 detik untuk bertepuk tangan dengan XI sebanyak mungkin dengan mengetuk bagian layar ponsel mereka. Demikian dikutip dari TIME.

Nilai yang diberikan untuk frekuensi tepuk tangan akan dibandingkan dengan total yang dicapai oleh orang lain yang telah memainkan permainan tersebut.

Kemudian pemain didorong untuk bertepuk tangan lagi, dan untuk berbagi permainan dengan teman dan saudara mereka.

Baca juga:
China tutup akses WhatsApp, berdalih demi keamanan kongres Partai Komunis
China resmi blokir WhatsApp
China larang penggunaan kata 'Islam agama damai' di media sosial
Kreativitas murid SD di China buat bendera komunis raksasa
Warga muslim di China yang rajin salat malah masuk penjara
China restui Myanmar membantai warga Rohingya

(mdk/dan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.