Cari bukti kejahatan, Jerman kerahkan 700 polisi geledah markas Hells Angels
Mereka melakukan hal itu setelah pemerintah Negara Bagian North Rhine-Westphalia menyatakan Hells Angels sebagai organisasi terlarang, karena terlibat sejumlah aksi kriminal.
Aktivitas klub motor Hells Angels di Jerman membikin gerah aparat keamanan setempat. Karena diduga kuat kerap terlibat kejahatan, sejumlah bangunan dianggap sebagai markas cabang mereka di dekat Kota Duesseldorf diserbu ratusan polisi.
Dilansir dari laman Associated Press, Rabu (18/10), aparat keamanan menggeledah 50 bangunan diduga sebagai tempat persinggahan anggota Hells Angels di Jerman. Mereka melakukan hal itu setelah pemerintah Negara Bagian North Rhine-Westphalia menyatakan Hells Angels sebagai organisasi terlarang, karena terlibat sejumlah aksi kriminal.
Menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri Jerman, anggota cabang Hells Angels di Kota Erkrath diduga kuat terlibat dalam kekerasan, kepemilikan senjata ilegal, narkoba, dan pelacuran. Buat mencari bukti-bukti kejahatan mereka, Kepolisian Jerman sampai menurunkan 700 anggota buat menggeledah 50 bangunan di 16 wilayah berbeda.
Satuan Khusus Kepolisian Jerman juga ikut dilibatkan, buat berjaga-jaga kalau ada perlawanan dari anggota Hells Angels. Namun, dikabarkan hal itu tidak terjadi, Malah tidak satupun anggota Hells Angels ditangkap.
Hells Angels adalah satu dari empat klub motor asal Amerika Serikat dianggap memiliki tabiat keras. Seterunya adalah klub Outlaw, Pagan, dan Bandidos. Masing-masing dari mereka meluaskan pengaruh dan berhasil membuka cabang di sejumlah negara. Dalam sejarahnya, mereka kerap terlibat pertikaian di jalanan karena masalah sepele atau disebabkan persaingan tindak kejahatan. Departemen Kehakiman AS menggolongkan mereka ke dalam organisasi kejahatan.(mdk/ary)