Bus Terjun ke Jurang dari Ketinggian 20 Meter, 55 Penumpang Tewas
Kecelakaan ini menarik perhatian karena usia bus yang sudah puluhan tahun.
Setidaknya 55 nyawa melayang setelah sebuah bus terjatuh dari jembatan dan terjun ke dalam jurang di Kota Guatemala. Kecelakaan tersebut terjadi pada Senin (10/2) pagi waktu setempat, saat bus itu mengangkut lebih dari 70 penumpang dalam perjalanannya menuju ibu kota dari Kota San Agustin Acasaguastlan. Bus terjun dari ketinggian sekitar 20 meter dari Puente Belice, sebuah jembatan yang melintasi jalan dan sungai kecil.
"Sebanyak 53 orang ditemukan tewas di lokasi kejadian, sementara dua lainnya meninggal setelah dibawa ke rumah sakit," ungkap pihak berwenang seperti yang dilaporkan oleh The Guardian, pada Selasa (11/2).
Presiden Guatemala, Bernardo Arevalo, mengumumkan tiga hari berkabung nasional dan mengerahkan tentara serta badan penanggulangan bencana untuk membantu upaya penyelamatan.
"Saya turut berduka cita dengan keluarga korban yang hari ini terbangun dengan kabar yang memilukan. Rasa sakit mereka adalah rasa sakit saya," tulis Arevalo di media sosial.
Pihak pemadam kebakaran menyatakan, sopir bus kehilangan kendali dan menabrak beberapa kendaraan kecil sebelum akhirnya terjun ke jurang. Menteri Komunikasi Guatemala, Miguel Angel Diaz, menjelaskan penyelidikan awal menunjukkan bus tersebut berusia 30 tahun, meskipun masih memiliki izin untuk beroperasi.
Dia juga menambahkan penyebab kecelakaan asih dalam penyelidikan, termasuk kemungkinan bus tersebut kelebihan muatan penumpang. Kecelakaan jalan raya yang menewaskan banyak orang adalah hal yang sering terjadi di kawasan Amerika Tengah dan Selatan. Kejadian ini menyoroti pentingnya keselamatan transportasi dan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kendaraan serta kepatuhan terhadap regulasi yang ada.