LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Buku Kuno dari Bambu Berusia 2000 Tahun Ditemukan di China, Isinya Mencengangkan

Sebelum kertas ditemukan dan digunakan secara ekstensif untuk menulis, orang China menggunakan lembaran bambu atau kayu yang diikat jadi satu seperti buku.

2023-04-02 15:05:00
Sains
Advertisement

Ribuan slip atau lembaran tipis bambu (berbentuk persegi panjang yang diikat menjadi satu menjadi buku) ditemukan di situs arkeologi Hebosuo, Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya.

Institut Relik Kebudayaan dan Arkeologi Yunnan mengumumkan, ada lebih dari 10.000 lembaran bambu dan kayu kuno yang disebut jiandu, ditemukan di Situs Hebosuo yang berusia lebih dari 2000 tahun.

Sebelum kertas ditemukan dan digunakan secara ekstensif untuk menulis, orang China menggunakan lembaran bambu atau kayu yang diikat jadi satu seperti buku. Lembaran-lembaran ini kemudian digulung.

Advertisement

Dikutip dari laman Arkeo News, sekitar 2000 atau 1300 dari lembaran ini berasal dari Dinasti Han (202 SM-220 M), sedangkan 837 merupakan cetakan tersegel.

Lembaran bambu ini seringkali berisi karya sastra dan buku tentang pertanian dan pengobatan, tapi dalam temuan terbaru ini, sebagian besar merupakan catatan pemerintahan.

Catatan tersegel sangat penting karena termasuk segel resmi dari 20 dari 24 kabupaten yang diperintah oleh kerajaan Dian kuno, budaya pemukiman berbasis pertanian non-Han dan pekerja logam yang sangat canggih yang berpusat di Yunnan modern. Kaisar Wu dari Han menganeksasi kerajaan tersebut pada tahun 109 SM.

Advertisement

Beberapa lembaran berisi daftar nama 12 daerah termasuk "Dian Chi" dan "Jian Ling", yang pernah menjadi bagian Prefektur Yizhou, yang didirikan Kaisar Wu dari Dinasti Han (206 SM-220 M). Wu mendirikan daerah itu setelah mengalahkan Kerajaan Dian, yang didirikan kelompok etnis kuno yang berada di perbatasan barat daya Provinsi Yunnan.

Sejarawan China, Tao Zhongjun mengatakan kepada Global Times, ditemukan juga karakter atau tulisan "hakim daerah,” dan “Dian Cheng" (perdana menteri pemerintahan Dian). Menurutnya informasi itu menunjukkan sistem pemerintahan sosial yang dirancang dengan baik digunakan untuk memerintahkan wilayah perbatasan barat daya.

Ketua arkeolog proyek Hebosuo, Jiang Zhilong mengatakan, judul "Dian Cheng" dalam lembaran bambu itu mengungkapkan peran politik khusus yang dibentuk pemerintah kaisar Han di daerah barat daya.

"Penemuan ini adalah bukti yang menunjukkan China merupakan negara persatuan yang terdiri dari kebudayaan multi etnis," jelas Jiang.

Ajaran-ajaran Konfusius juga ditemukan dalam lembaran bambu, termasuk dokumen pengadilan, sistem transportasi, dan hubungan etnis.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.