Bos Majalah Four disangka cekoki perempuan dan memperkosa
Piras menyangkal dan mengatakan cerita korban cuma karangan.
Antioco Piras (36), pendiri sekaligus penerbit majalah kuliner dan gaya hidup tersohor, Four, dikabarkan memperkosa seorang perempuan dalam sebuah pesta. Dia disebut terlebih dulu mencekoki korbannya dengan minuman beralkolhol hingga mabuk, kemudian menidurinya.
Dilansir dari laporan di laman The Telegraph, Rabu (24/5), kasus ini dikabarkan terjadi tiga tahun silam. Entah kenapa hal ini baru diajukan ke persidangan saat ini di Pengadilan Southwark Crown.
Menurut cerita sang korban yang identitasnya dirahasiakan dan berumur 20 tahun, dia bertemu dengan Piras dalam sebuah pesta sampanye di Home House, Marylebone, London, pada 20 Desember 2014. Dia tiba sekitar pukul 08.45 waktu setempat. Dia mengaku sudah menenggak dua gelas sampanye sebelum Piras mendekati dan menawarinya minum.
"Dia menyodorkan minuman dalam gelas besar kepada saya. Saya enggak tahu itu minuman apa. Saya sempat mencium aromanya, tapi dia bilang, 'minum saja, nanti kamu juga suka'. Setelah itu saya merasa mulai tidak enak," kata korban di depan hakim.
Setelah menenggak minuman diberikan Piras, korban mengaku bergegas ke toilet karena merasa tidak enak badan. Usai dari kamar kecil, Piras menghampirinya dan mengatakan jika korban tidak enak badan, maka dia boleh beristirahat di kamar di klub itu.
Kemudian, Jaksa Penuntut Nick Wayne menyatakan korban lantas tidak sadar dan tidak tahu apa yang terjadi setelahnya. Ketika mencoba membuka mata, dia melihat Piras menindihnya dengan hanya mengenakan celana boxer. Korban juga merasa kesulitan menggerakkan tubuhnya karena menduga dia mabuk berat.
Kuasa hukum Piras, Judy Khan, mempertanyakan kesaksian korban. Menurut dia, perempuan itu justru memilih sendiri dan menenggak bermacam minuman beralkohol dengan sadar hingga mabuk, dan bukan ditawari oleh Piras.
"Korban sama sekali tidak diberikan minuman oleh Piras. Korban yang menenggak bermacam minuman, dan itu sebabnya dia menjadi mabuk berat. Dan itu tidak bisa disalahkan kepada klien saya," kata Judy.
Meski demikian, korban berkeras kalau Piras mencekokinya minuman dan kemudian memperkosanya. Saat dikonfirmasi, Piras mengatakan dia kembali berpesta selepas mengantar perempuan itu ke kamar tidur. Kemudian, pukul 02.30 dia masuk kamar lagi buat mengisi ulang baterai ponselnya. Di saat itu, kata dia, perempuan itu mendadak menciumnya. Mereka bercumbu selama beberapa menit, kemudian Piras memutuskan mengakhirinya.
Majalah Four mendapat penghargaan sebagai Majalah Kuliner Terbaik Sedunia pada ajang penghargaan Gourmand Awards di 2014. Kontributor di majalah itu antara lain penulis makanan dan pendiri perkumpulan koki Gelinaz!, Andrea Pertini, dan kritikus makanan Tom Parker-Bowles, merupakan anak Duchess of Cornwall, Camila Parker-Bowles. Peredarannya juga terbatas. Yakni hanya ada di maskapai Qatar dan Britis Airways, Hotel dan Resort Armani, serta Palazzo Versace di Dubai.
Baca juga:
Australia bidik tangan kanan Paus terkait pelecehan seksual
Pengusutan pendeta pedofilia lamban, Vatikan berkeras sudah tepat
Ini 3 atlet cantik AS korban pelecehan seksual dokter
Dikira suami, ibu muda ini kaget digerayangi tetangga saat tidur
Raba payudara penumpang, wanita ini diseret keluar pesawat