Bom meledak di supermarket Saint Petersburg Rusia, 10 orang luka
Bom meledak di supermarket Saint Petersburg Rusia, 10 orang luka. Menurut Svetlana, ledakan tersebut disebabkan oleh alat peledak buatan yang memiliki kekuatan setara dengan 200 gram TNT. Selain itu, juga dipenuhi serpihan-serpihan yang mematikan.
Bom rakitan meledak di sebuah supermarket di kota Saint Petersburg, Rusia. Ledakan tersebut menyebabkan 10 orang terluka.
"Menurut informasi awal, ledakan terjadi pada benda tak dikenal di sebuah toko," kata juru bicara Komite Investigasi Rusia, Svetlana Petrenko, dilansir dari Telegraph, Kamis (28/12).
Menurut Svetlana, ledakan tersebut disebabkan oleh alat peledak buatan yang memiliki kekuatan setara dengan 200 gram TNT. Selain itu, juga dipenuhi serpihan-serpihan yang mematikan.
"Penyelidikan ini melihat kemungkinan penyebab apa yang terjadi, kata dia.
Svetlana menambahkan penyelidikan untuk percobaan pembunuhan sudah dilakukan. Sementara itu, Kepala unit investigasi Saint Petersburg Alexander Klaus mengatakan, kondisi 10 orang yang dirawat tidak dalam bahaya.
Namun, pejabat kementerian darurat mengatakan salah satu korban luka dalam kondisi serius. Selain itu, Bangunan yang berisi supermarket tidak mengalami kerusakan serius.
Atas insiden itu, polisi telah mengepung daerah tersebut. Polisi juga langsung mengalihkan rute transportasi umum di sekitar lokasi kejadian.
Insiden tersebut terjadi beberapa bulan setelah kota kedua Rusia itu diguncang dengan sebuah bom metro pada bulan April yang menewaskan 16 orang.
Baca juga:
Pria bersenjata serang pabrik di Rusia, satu tewas
Bus hantam underpass pejalan kaki, 4 orang tewas
AS janjikan senjata baru buat Ukraina, Rusia tak tinggal diam
Tahun 2018, diprediksi ribuan tenaga kerja Rusia serbu tambang minyak Bojonegoro
Pemimpin oposisi sebut bisa kalahkan Putin dalam pemilu Rusia tahun depan