Bom Bunuh Diri Saat Salat Jumat di Pangkalan Militer, 10 Tentara Afghanistan Tewas
Kejadian hanya berselang beberapa hari ketika 55 ulama tewas di sebuah hotel di Kabul ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad.
Juru bicara gubernur Khost di Afghanistan, Talib Mangal, hari ini mengatakan sebuah bom bunuh diri meledak saat salat Jumat tengah berlangsung di sebuah masjid di Distrik Mandozai yang jemaahnya banyak anggota tentara Afghanistan. Peristiwa itu menewaskan sedikitnya 10 tentara.
Namun pejabat keamanan lain mengatakan jumlah korban tewas bisa jadi lebih banyak karena sedikitnya ada 30 orang luka parah.
"Laporan awal menyebut 10 orang tewas, bom meledak saat sedang salat Jumat," kata Talib Mangal, seperti dilansir laman the Washington Post, Jumat (23/11).
Kejadian hanya berselang beberapa hari ketika 55 ulama tewas di sebuah hotel di Kabul ketika memperingati Maulid Nabi Muhammad.
Sejau ini belum ada laporan kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri itu.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Sayid Gafur Javid mengatakan serangan bom bunuh diri ini terjadi di kawasan pangkalan militer dan belum dipastikan apakah bom itu dibawa oleh pengebom bunuh diri atau diletakkan di dalam masjid.
Pangkalan militer selama ini kerap menjadi sasaran serangan kelompok militan Taliban namun serangan hari ini yang menargetkan masjid di kawasan militer saat salat Jumat baru pertama kali ini terjadi.
Baca juga:
Pengungsi Afghanistan di Medan Demo Minta Dikirim ke Negara Penampung
Perang Tak Kunjung Usai di Afghanistan, AS Jadi Kambing Hitam
Potret Anak-Anak Afghanistan Hidup dalam Tenda Pengungsian ala Kadarnya
Taliban klaim tembak jatuh helikopter militer Afganistan, 25 tentara tewas
Bom bunuh diri meledak di penjara terbesar Afghanistan, 7 orang tewas
5 Negara ini banyak belajar dari keunggulan-keunggulan Indonesia