LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bom Bunuh Diri Meledak Dekat Pangkalan Udara AS di Afghanistan

Pasukan Koalisi NATO di Afghanistan, Resolute Support, menyatakan tidak ada korban jiwa namun pangkalan medis yang sedang dibangun untuk penduduk setempat rusak parah.

2019-12-11 18:07:53
Amerika Serikat
Advertisement

Setidaknya lima orang terluka dalam serangan bom bunuh diri di sebuah fasilitas medis di dekat pangkalan udara Bagram di utara Ibu Kota Kabul, Afghanistan.

Menurut salah satu pejabat militer AS, bom bunuh diri yang terjadi begitu hebat.

Pasukan Koalisi NATO di Afghanistan, Resolute Support, menyatakan tidak ada korban jiwa namun pangkalan medis yang sedang dibangun untuk penduduk setempat rusak parah.

Advertisement

Dilansir dari laman Aljazeera, Kamis (11/12), pangkalan udara AS tetap aman.

Laporan sebelumnya menunjukkan konvoi pasukan militer AS mungkin menjadi sasaran dari bom bunuh diri itu.

Kepala rumah sakit, dokter Sangin mengatakan rumah sakit di dekat batas luar pangkalan terbakar. Namun, belum diketahui secara pasti apakah di dalam rumah sakit ada orang atau tidak.

Advertisement

Jenderal Mahfooz Walizada, komandan polisi Provinsi Parwan utara, membenarkan serangan itu. Tetapi dia tidak memberikan rincian tentang korban.

Sangin mengatakan rumah sakitnya tengah merawat lima orang yang terluka dan semuanya adalah warga Afghanistan.

Perang AS Terlama

Serangan terbaru ini terjadi beberapa hari setelah adanya laporan yang mengatakan bahwa AS menyesatkan publik tentang perang 18 tahun AS di Afghanistan.

AS selama ini berperang dengan pemberontakan bersenjata Taliban dan kemudian melanjutkan pembicaraan damai dengan mereka untuk mengakhiri perang ini.

Presiden AS Donald Trump menunda pertemuan sebelumnya dengan Taliban pada bulan September setelah seorang tentara AS terbunuh.

Dalam kunjungannya ke Pangkalan Udara Bagram bulan lalu, Trump mengatakan pasukan AS akan tinggal di negara itu "sampai kita memiliki kesepakatan, atau kemenangan dan sampai mereka ingin membuat kesepakatan."

Sekitar 13.000 tentara AS tetap berada di Afghanistan dan Taliban menjadi ancaman berkelanjutan bagi pemerintah Afghanistan yang didukung negara Barat.

Reporter Magang: Denny Adhietya

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.