Boko Haram tewaskan 68 orang saat salat subuh
Mereka juga menembaki siapa saja yang kabur dalam penyerangan itu.
Boko Haram kembali berulah, kali ini ada 68 orang yang ditembak ketika sedang melakukan salat subuh, termasuk anak-anak. Hal tersebut terjadi di Njaba, sebelah timur Nigeria.
"Penyerangan itu tidak langsung diketahui karena sangat terpencil, jadi orang-orang kami tidak bisa masuk ke sana," ujar seorang militer Nigeria, dilansir dari Daily Mail, Jumat (6/3).
Falmata Bisika kehilangan empat cucunya sekaligus dalam penyerangan tersebut. Dia mengatakan, penyerangan tersebut dilakukan orang-orang bersenjata dengan menggunakan bom molotov.
"Mereka menghancurkan rumah dan toko dengan bom molotov, serta menembak siapapun yang berani kabur," jelasnya.
"Ada sekitar 68 warga yang tewas. Pria dan wanita, beberapa dibantai, yang lainnya ditembak mati. Rumah kami juga dihanguskan," ungkap Muminu Haruna yang bersembunyi di belakang lumbung gandum pada saat peristiwa itu terjadi.
Sejak awal tahun ini, Boko Haram sudah membumihanguskan ribuan rumah dan toko di sebagian Nigeria. Mereka juga sudah membunuh lebih dari 2.000 orang dalam penyerangan yang mereka lakukan.
Baca juga:
Boko Haram rilis video penggal dua mata-mata
Nyamar jadi perempuan berjenggot, anggota Boko Haram ketahuan
Boko Haram kerahkan unta, kambing, sapi jadi pengebom bunuh diri
Makin keji, korban pembantaian Boko Haram jadi 2.000 orang
Setelah Nigeria, Boko Haram kini serang Kamerun, 10 ribu mengungsi
Warga Nigeria bakar wanita diduga pembom bunuh diri