Bocah Bangladesh yang Main Petak Umpet di Kontainer Sampai Malaysia Tewas Tenggelam
Masih ingat bocah Bangladesh yang main petak umpet di kontainer barang dan tiba-tiba berada di Malaysia?
Masih ingat bocah Bangladesh yang main petak umpet di kontainer barang dan tiba-tiba berada di Malaysia? Akhir tahun lalu, bocah laki-laki 14 tahun tersebut ditemukan dalam sebuah kontainer pengiriman barang di pelabuhan Malaysia.
Bocah tersebut lalu dipulangkan ke Bangladesh sekitar tiga bulan lalu. Baru-baru ini bocah bernama Ratul Islam Fahim itu dilaporkan meninggal setelah tenggelam di kolam dekat rumahnya.
Dilansir The Straits Times, Senin (1/5), Ratul berasal dari Monoharganj. Dia tenggelam saat sedang mandi sendirian di kolam pada 29 April.
Ayahnya, Faruq Miah, dilaporkan sangat terpukul.
"Sekitar jam 2.30 sore, Ratul tenggelam saat sedang mandi sendiri," kata Faruq.
Ketua dewan serikat warga lokal, Ashikur Rahman Hiron mengatakan Ratul tenggelam saat mandi karena tidak bisa berenang.
Pada 2022, Ratul dilaporkan hilang sejak 13 November. Lalu pada 17 Januari 2023, dia ditemukan dalam kontainer kapal MV Integra di Pelabuhan Klang, Malaysia.
Pada 16 Januari, pelaut mendengar suara dari dalam kontainer kosong dan melaporkan hal tersebut ke otoritas. Pada 17 Januari, kapal dibawa ke dermaga, kontainer dibuka dan bocah tersebut dikeluarkan. Ternyata dia berada dalam kontainer setelah main petak umpet dengan kawan-kawannya.
Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail mengatakan saat itu, Ratul ditemukan dalam kondisi lemah ketika kapal bersandar di pelabuhan. Berdasarkan hasil penyelidikan, tidak ada tanda perdagangan manusia dalam kasus ini.
Ratul kemudian dipulangkan ke negaranya pada 21 Februari.
(mdk/pan)