LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bisnis mayat digerebek, diduga organ tertular HIV ikut dijual

Dua pelaku di Michigan, Amerika Serikat, ini menyewakan lebih dari 1.000 jasad pada mahasiswa kedokteran

2016-02-01 12:11:00
Amerika Serikat
Advertisement

Sepasang suami istri paruh baya asal Kota Grosse Pointe Park, Michigan, Amerika Serikat ditangkap Biro Investigasi Federal (FBI). Mereka menjual sekaligus menyewakan organ tubuh manusia kepada mahasiswa studi kedokteran umum dan kedokteran gigi. Padahal ratusan jasad itu mereka peroleh secara ilegal, beberapa bahkan terjangkit HIV.

Arthur Rathburn (62) dan sang istri Elizabeth (55), diketahui sangat sembarangan memilih organ tubuh yang mereka perdagangkan.

"Stok organ tubuh yang mereka miliki berjumlah lebih dari 1.000 jasad yang disimpan di dalam gudang, dengan beberapa di antaranya terjangkit penyakit seperti HIV dan Hepatitis," ungkap International Biological, Inc., seperti dikutip dari Mirror, Minggu (31/1).

Advertisement

Dalam melakukan praktik terlarang ini, mereka mendapatkan organ dari meminta izin kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka membujuk keluarga untuk dapat menyumbangkan organ mereka untuk menunjuk studi ilmu kedokteran. Setelah mendapatkan Hak tersebut, organ tubuh dikeluarkan mereka secara sadis satu-persatu menggunakan gergaji mesin lalu dijual atau disewakan demi keuntungan pribadi.

Tidak jarang organ yang mereka dagangkan berasal dari individu yang tidak sehat. Pembeli bukan hanya berasal dari kalangan mahasiswa, namun juga stokis penyalur organ tubuh.

"Pasangan tersebut mengirimkan organ tubuh kepada penadah, pengiriman mereka lakukan via pesawat kargo dan Fedex," kata Pengacara keduanya, Barbara Mcquade.

Advertisement

Pasangan 'gila' ini dijerang sanksi penipuan, termasuk keterangan palsu kepada pemerintah Amerika Serikat dan pelanggaran transportasi karena kerap mengirim material berbahaya. Ancaman 20 tahun penjara sudah siap mereka hadapi bila benar mereka dinyatakan bersalah.

Baca juga:
Banyak warga Majalaya rela jual ginjal demi menyambung hidup
ISIS akui ambil dan jual organ tawanan nonmuslim
Dibekap kemiskinan, warga Bangladesh ramai-ramai jual ginjal
Ketika tak ada pilihan selain tawarkan organ

(mdk/ard)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.