Bila kegendutan, gaji polisi Inggris disunat
Survei menunjukkan 64 persen personel kepolisian Inggris kelebihan berat badan.
Polisi Inggris tidak bisa lagi berleha-leha saat menjalankan tugas. Bila usulan sebuah pusat studi disetujui pemerintah, gaji petugas yang kelebihan berat badan bakal langsung disunat.
Pemerintah Inggris meradang saat penelitian sebuah pusat studi independen melansir data yang menunjukkan 64 persen personel kepolisian Negeri Ratu Elizabeth itu kegemukan. Lembaga itu sekaligus memberi usulan agar polisi yang tidak bisa menjaga berat badan dipotong gajinya, seperti dilansir Reuters, Jumat (16/3).
Survei itu mengusulkan besaran delapan persen sebagai hukuman buat polisi gendut. Berdasarkan rata-rata upah yang diterima petugas keamanan negara itu, gaji mereka bisa disunat hingga Rp 43 juta.
Lembaga itu meneliti lebih dari 11.500 personel dan staf pasukan polisi Ibu Kota London. Pada laporan itu, ditemukan 44 persen personel kelebihan berat, 19 persen gemuk, dan satu persen sangat gemuk.
Usulan ini kemungkinan besar akan diterima, karena pemerintahan Perdana Menteri Inggris David Cameron sedang berupaya memangkas anggaran polisi hingga 20 persen. Selain memotong gaji, pemerintah berencana menaikkan usia pensiun dan mengharuskan staf memiliki kualifikasi yang lebih baik.
Para polisi memprotes usulan itu. Ketua Federasi Polisi Inggris dan Wales Paul McKeever menganggap pemerintah hanya cari alasan saja buat mengurangi anggaran kepolisian, apalagi yang diteliti cuma personel di London. "Para personel polisi tidak bisa lagi menerima ketidakpastian dan serangan yang dilancarkan secara sengaja oleh pemerintah ini," kata McKeever. Masih belum jelas kapan rencana potong gaji ini bakal diwujudkan.
Kalau usulan itu diberlakukan di Indonesia, kira-kira berapa polisi yang kena potong gaji?(mdk/fas)