Bikin video eksekusi mata-mata, ISIS sebut PM Inggris keledai
"Ini pesan untuk David Cameron. Budak Gedung Putih, keledai orang Yahudi," ejek si militan.
Kelompok teror Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali membuat video mereka mengeksekusi tawanan. Dalam video itu, terlihat lima mata-mata Inggris berlutut mengenakan baju jingga, nama Perdana Menteri Inggris David Cameron pun turut dibawa dalam video ini.
Seorang jihadis dengan aksen Inggris kental mengatakan PM Cameron sebagai budak dan seorang yang sinting. Pria dengan muka tertutup itu mengejek Cameron lantaran berusaha melawan ISIS.
"Ini pesan untuk David Cameron. Budak Gedung Putih, keledai orang Yahudi. Aneh ketika kita mendengar seorang pemimpin tidak patut seperti Anda menantang kekuatan ISIS," ucap si militan, seperti dilansir dari Metro, Senin (4/1).
Dengan lantang, sang jihadis mengatakan hanya orang bodoh yang berani berperang melawan Allah.
"Anda tidak ubahnya seperti pendahulu Anda, Blair dan Brown yang sombong dan arogan, bahkan Anda lebih bodoh dari mereka. Hanya mereka yang bodoh yang berani berperang melawan negeri di mana hukum Allah adalah yang tertinggi," ucap sang jihadis.
Sementara itu, lima tawanan ISIS ini diklaim sebagai mata-mata koalisi internasional melawan ISIS di Irak dan Suriah. Kelima orang tersebut tidak diketahui jelas asal-usulnya dari negara mana.
Tak hanya mengejek Cameron, video propaganda terbaru ISIS ini juga mengatakan akan mengirimkan secara berkala serangkaian video atau foto terkait kehidupan di Raqqa kepada orang-orang di Turki.
Militan ISIS ini juga mengancam akan menyerang Inggris. Video ini diakhiri dengan ditembak matinya para korban di bagian kepala.
Baca juga:
Ini aksi ekstremis ISIS tembak mati lima mata-mata Inggris
Polisi bekuk pendukung ISIS yang akan serang restoran di New York
Militan Asy-Syabaab tampilkan Donald Trump dalam video propaganda
ISIS ketahuan akan lancarkan bom bunuh diri di stasiun kereta Munich
Mendagri sebut anak buahnya gabung ISIS karena pengaruh istri