LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Berjuang bebaskan Palestiana dari pendudukan Israel, Tamimi ingin jadi pengacara

Dia juga berterima kasih kepada orang-orang Turki "Atas dukungan mereka" dan menyerukan lebih banyak upaya sampai semua warga Palestina dibebaskan dari penjara Israel.

2018-08-05 05:42:00
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Setelah delapan bulan di penjara, pahlawan perlawanan Palestina Ahed Tamimi mengatakan ia berharap untuk mengejar gelar sarjana hukum dan memimpin kasus-kasus terhadap pelanggaran Israel di pengadilan internasional.

Tamimi, yang menyelesaikan sekolah menengahnya ketika di penjara, mengatakan pada Daily Sabah "Di penjara, saya belajar banyak hal, saya belajar dan lulus ujian tahun terakhir saya di sekolah menengah, dan saya mengambil kursus pelatihan dalam hukum internasional dengan Wakil Legislatif, Khaleda Jarar. " "Saya bermaksud untuk belajar hukum di universitas sehingga saya bisa menuntut pendudukan ke seluruh dunia dan di pengadilan internasional," katanya sementara bersumpah untuk melanjutkan pekerjaannya dalam mengekspos pelanggaran Israel terhadap hukum internasional dan penahanan mereka terhadap anak di bawah umur.

Dia juga berterima kasih kepada orang-orang Turki "Atas dukungan mereka" dan menyerukan lebih banyak upaya sampai semua warga Palestina dibebaskan dari penjara Israel, dikutip dari Daily Sabah, Sabtu (4/8).

Advertisement

Tamimi menerima sambutan heroik setelah kembali ke rumah. Puluhan pendukung Palestina di desa Nabi Saleh menyambutnya setelah dia dibebaskan dari penjara Israel.

Remaja Palestina, yang berusia 17 tahun di penjara, dibebaskan setelah menjalani hukuman penjara delapan bulan karena menampar seorang tentara Israel. Tamimi dituduh menghasut, melakukan penyerangan dan menghalangi tentara Israel setelah sebuah video menunjukkan dia menampar dan menendang dua serdadu Israel di rumahnya pada 15 Desember 2017.

Dia terkenal karena penampilannya dalam gambar dan video di mana dia menghadapi tentara Israel, karena dia baru berusia empat tahun. Ketika dia berusia 10 tahun, Tamimi dipuji karena keberaniannya untuk campur tangan selama penangkapan ibunya pada Agustus 2012. Dia mendapatkan pengakuan sekali lagi tiga tahun kemudian, setelah difilmkan menggigit dan menyerang seorang tentara Israel bertopeng yang sedang menangkap saudaranya karena melempar batu. Waed Tamimi, saudara laki-laki berusia 22 tahun, masih ditahan di penjara Israel dan menghadapi tuduhan terkait dengan aktifitasnya terhadap pendudukan Israel.

Advertisement

Baca juga:
Fakta tentang Ahed Tamimi, aktivis Palestina yang pernah tampar tentara Israel
Usai dibebaskan, Ahed Tamimi akan terima penghargaan dari cucu Nelson Mandela
Ahed Tamimi dan buruknya citra Israel di mata dunia internasional
Ahed Tamimi ingin kuliah hukum usai bebas dari penjara Israel
Israel tangkap lalu usir seniman Italia pelukis mural Ahed Tamimi di tembok pemisah
Erdogan ucapkan selamat atas pembebasan Tamimi

(mdk/frh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.