Beri anak-anak Coca-Cola setiap hari, ayah di Prancis dihukum penjara
Karena tidak memiliki pekerjaan layak, pria tersebut menelantarkan kedua anaknya dan justru menghabiskan uang hanya untuk keperluan sendiri.
Seorang pria di Prancis dipenjarakan karena tidak memberi makanan layak kepada anak-anaknya. Setiap harinya, pria tersebut hanya memberi anak-anak mereka minuman bersoda seperti Coca-Cola.
Pengacara pria tersebut menyatakan kliennya memiliki dua anak laki-laki berusia tiga dan empat tahun. Karena tidak memiliki pekerjaan layak, pria tersebut menelantarkan kedua anaknya dan justru menghabiskan uang hanya untuk keperluan sendiri.
"Sang ayah yang tidak bisa membaca, menulis, dan menghitung itu tidak menyadari keseriusan situasi yang dihadapinya dan justru menghabiskan semua uang tunjangan dari negara untuk minum alkohol," kata pengacara tersebut, Carole Papon, dikutip dari Straits Times, Kamis (25/10).
"Baru beberapa hari setelah uang tunjangan itu diberikan, dia langsung tidak punya apapun untuk dimakan. Mereka hanya minum Coca-Cola," tambahnya.
Selain itu, pria tersebut juga dilaporkan sering melakukan tindak kekerasan terhadap istri dan anak-anaknya. Akibat perbuatannya, dia harus menjalani hukuman penjara selama tiga bulan di Limoges, Prancis bagian tengah.
Sementara itu ketika diperiksa anak sulung pria tersebut mengalami pembusukkan di tujuh giginya akibat terlalu banyak mengonsumsi gula. Sementara itu, anak kedua pria tersebut belum bisa berbicara.
Keduanya kini telah dirawat dan mulai diperkenalkan pada makanan sehat seperti daging dan sayuran.
"Tidak ada apa-apa di flat mereka. Tidak ada kulkas, dan anak-anak pun tidur di kasur tanpa selimut tanpa mainan. Ayah mereka hanya memberi makan kue dan minuman bersoda," jelas Wakil Jaksa Umum, Bruno Robinet.
Baca juga:
Terancam punah, induk orangutan ini melahirkan di kebun binatang Prancis
Negara Barat desak Arab Saudi ungkap fakta soal kematian Jamal Khashoggi
5 Helikopter tempur yang jadi andalan perang
Kasus Jamal Kahshoggi belum terungkap, menteri Prancis tolak hadir di pertemuan Saudi
Pantauan udara banjir yang tewaskan 13 orang di Prancis
Banjir bandang lumpuhkan jalanan di Prancis