LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bentrokan Antar Geng di Prancis, Dua Remaja Tewas Kena Tikam

Dalam bentrokan antar geng terbaru di Paris, Prancis, dua remaja tewas kena tikaman pisau.

2021-02-25 16:52:47
Bentrokan
Advertisement

Pemerintah Prancis pada Selasa malam mengerahkan pasukan polisi ke dua daerah pinggir kota Paris untuk menangani kekerasan geng setelah remaja 14 tahun ditikam sampai tewas dalam bentrokan terpisah.

Dua pembunuhan tersebut terjadi kurang dari 24 jam di wilayah Essonne, selatan Paris.

Insiden pertama terjadi pada Senin, di mana gadis remaja 14 tahun tewas karena luka tikaman di perut dalam bentrokan belasan pemuda di luar sekolah di kota Saint-Cheron, 50 kilometer selatan Paris. Enam anak usia antara 13 dan 16 tahun telah ditangkap terkait kematian gadis tersebut.

Advertisement

Dikutip dari France 24, Kamis (25/2), salah satu tersangka yang diketahui polisi, mengaku melakukan pukulan fatal dengan pisau saku, menurut jaksa penuntut umum di wilayah itu, Caroline Nisand.

Penikaman kedua terjadi pada Selasa di kota Boussy-Saint-Antoine, 45 kilometer di wilayah timur, di mana remaja laki-laki 14 tahun tewas karena tikaman di perut, menurut pihak berwenang setempat kepada AFP.

Sementara itu, remaja laki-laki 13 tahun juga terluka parah setelah ditikam di leher selama bentrokan geng 30 anak muda di dua wilayah di Boussy-Saint-Antoine. Tersangka penikaman menyerahkan diri ke polisi.

Advertisement

Kematian remaja ini terjadi setelah kemarahan bulan lalu terkait video remaja 15 tahun di selatan Paris yang dipukul anggota geng sampai membuatnya koma.

Dampak media sosial

Pada Rabu, perwakilan pemerintah di Essonne, Eric Jalon, mengatakan kepada radio France Info, bentrokan antar geng di wilayah itu meningkat dalam hal jumlah, intensitas, dan kegawatan.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin, yang mengunjungi Essonne pada Selasa mengatakan, wilayah Paris dan sekitarnya secara khusus paling terpengaruh bentrokan antar geng remaja.

Dia menyalahkan jaringan media sosial di mana anak-anak muda mengunggah video rival mereka dipukul untuk merendahkan lawannya. Namun menurutnya, di seluruh negeri, tingkat kekerasan geng remaja menurun sejak 2016, di mana saat itu sembilan anak muda tewas dalam bentrokan.

Sejumlah sumber polisi menyampaikan jumlah geng di wilayah Paris tak mengalami penurunan dalam lima tahun di mana 46 geng disebut masih aktif di Paris dan wilayah pinggir kota. terakhir, di mana 46 geng disebut masih aktif di Paris dan wilayah pinggir kota.

(mdk/pan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.