LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. DUNIA

Bela Palestina, Dua Siswa Yahudi Berlutut Saat Lagu Nasional Israel Diputar

Dua siswa Yahudi di Afrika Selatan berlutut ketika lagu kebangsaan Israel dimainkan. Aksi ini dilakukan sebagai protes untuk menunjukkan dukungan bagi orang-orang Palestina yang dianiaya oleh Israel.

2018-11-20 16:09:00
Konflik Palestina-Israel
Advertisement

Dua siswa Yahudi di Afrika Selatan berlutut ketika lagu kebangsaan Israel dimainkan. Aksi ini dilakukan sebagai protes untuk menunjukkan dukungan bagi orang-orang Palestina yang dianiaya oleh Israel.

Dua siswa itu duduk di kelas sembilan Sekolah Menengah United Herzlia di Cape Town, Afrika Selatan. Mereka tak bisa menerima penganiayaan yang dilakukan oleh Israel kepada bangsa Palestina terus berlanjut hingga melanggar hukum internasional. Demikian dikutip dari Middle East Monitor, Selasa (20/11).

Sebelumnya, aksi berlutut yang mencerminkan bentuk protes juga pernah dilakukan bintang sepak bola Amerika, Colin Kaepernick tahun 2016. Dia berlutut saat lagu kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan sebelum pertandingan. Kaepernick melakukannya dengan tujuan untuk memprotes kebrutalan polisi terhadap orang kulit hitam di Amerika Serikat.

Advertisement

Pihak sekolah menilai aksi kedua siswa tersebut tidak pantas dan bertentangan dengan budaya sekolah. Direktur Sekolah Geoff Cohen langsung melayangkan surat pada orang tua dua siswa itu.

Pada media Jerusalem Post, Cohen menyebut dua anak laki-laki yang berlutut itu melakukan protes pada Israel karena sikap Israel terhadap warga Palestina. Namun dia meyakinkan juga bahwa kedua anak itu tetap merupakan pendukung zionis.

Cohen juga mengaku sekolah tak pernah melarang siswa untuk berdiskusi atau berdebat soal apa pun. Namun dia menyayangkan cara protes dua anak itu.

Advertisement

"Cara yang mereka pilih untuk protes itu sangat memalukan bagi kami dan bagi banyak orang," katanya.

Dia mengaku dua siswa itu telah mendapat sanksi atas tindakan mereka. Cohen menyebut sanksi yang diberikan lebih kepada pembelajaran, daripada hukuman. Namun dia tak merinci apa bentuk sanksi itu.

Aksi berlutut sebagai tindakan protes ini sudah banyak dilakukan oleh para pegiat HAM sejak era 1800an lalu.

Reporter Magang: Jayanti

Baca juga:
Alihkan Isu Jamal Khashoggi, Pangeran Saudi Bujuk Netanyahu Kerahkan Perang di Gaza
Bertemu Morrison, Jokowi Harap Australia Bantu Perdamaian di Palestina-Israel
Fraksi PKS Serukan Aksi Global Hentikan Agresi Militer Israel ke Gaza
Israel Gempur Stasiun TV Hamas di Jalur Gaza
Di KTT ASEAN, Jokowi akan temui Australia bahas pemindahan Kedubes Israel
Perjuangan tim medis selamatkan demonstran Palestina dari serangan Israel


(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.